Semangat Abusyik ‘Laksanakan’ dan ‘Kembali ke Tempat’ Bikin Gelak Tawa di Lapangan Kuta Asan

Selasa, 22 Oktober 2019 / 22 Safar 1441 Belum ada komentar

68408182_1628218767308611_7282375740543205376_n

PIDIEKAB.GO.ID | SIGLI – Bupati Pidie Roni Ahmad atau Abusyik didampingi isterinya Mahdalena saat menghadiri HUT RI ke-74 di Lapangan Kuta Asan Sigli, Pidie, Sabtu (17/8/2019).

Pada HUT RI sebelumnya Bupati Pidie, Roni Ahmad, menghadiri upacara naik odong-odong menuju Lapangan Kuta Asan Sigli.

Pantauan Serambinews.com, Sabtu (17/8/2019), Bupati Pidie, Roni Ahmad bersama Mahdalena datang ke Kuta Asan naik Jeep Marcedes Benz warna hitam.

Jeep yang ditumpangi Bupati Pidie beriringan dengan mobil dinas Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud dan mobil Forkopimda Pidie.

Hadir pada HUT RI ke-74 Ketua DPRK Pidie, Muhammad AR SPdI, Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK, Dandim 0102 Pidie, Letkol Arm Wagino, Kajari Pidie, Efendi, Ketua Mahkamah Syariayah Kelas I B Sigli, DR Munir Muhammad, Kepala Pengdilan Negeri Sigli, Nazir dan sejumlah SKPK.

Sesampai di pintu gerbang Lapangan Kutas Asan, Wabup Pidie, Fadhlullah TM Daud didampingi isterinya Wikan Wistihartati lebih dahulu memasuki lapangan Kuta Asan Sigli.

Bupati Pidie, Roni Ahmad yang menjadi inspektur upacara lebih dahulu menerima laporan dari perwira upacara.

Abusyik begitu bersemangat menjawab laporan perwira upacara.

Bahkan saat Abusyik berdiri di mimbar utama yang bertindak sebagai inspektur upacara dan untuk pemimpin upacara adalah Kapten Inf Samsul Rizal.

Hal itu terlihat saat menjawab laporan dari Letda Arm Dhani Anggara Septian Negara.

Jawaban Abusyik saat menyebukan kalimat ‘laksanakan’ mengundang riak tawa lapangan Kuta Asan.

Begitu juga, saat Abusyik menjawab kalimat ‘kembali ke tempat’ membuat seisi lapangan riuh dalam gelak tawa.

Abusyik punya latar belakang sebagai pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Wilayah Pidie.

Saat konflik berkecamuk di Aceh, Abusyik termasuk yang sangat anti dengan upacara bendera.

Pria kelahiran Puuk, Delima, Pidie, Aceh, 4 Mei 1968, yang pernah menimba ilmu militer di Libya ini mengisi sejumlah posisi di organisasi GAM.

Diantaranya Panglima Muda Daerah GAM I Pidie (2000-2002), Wakil Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pidie (2002-2005) dan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pidie (2010-2016).

Hingga akhirnya terpilih menjadi Bupati Pidie 2017-sekarang dari jalur independen.(*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani

 

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2019 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN