Disparbudpora Pidie Gelar Pelatihan River Guide

Selasa, 22 Oktober 2019 / 22 Safar 1441 Belum ada komentar

64839270_10216573099657861_5865473000324726784_o

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie akan menyelenggarakan pelatihan pemandu wisata alam (arung jeram), di Dusun Pante Luah, Kecamatan Mane, Pidie, selama tiga hari, sejak Senin 29 Juli hingga Rabu, 31 Juli 2019.

“Pelatihan teknis ini perlu dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan dalam penyelenggaraan wisata arung jeram dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan,” kata Kepala Dinas Disparbudpora Pidie Apriadi SSos, Minggu, 28 Juli 2019. “Pelatihan ini kita lakukan di Mane, karena ini bagian dari harapan kepala daerah kita di mana pembangunan harus dimulai dari hulu, sehingga masyarakat di kecamatan juga dapat menikmati hasil pembangunan yang ada. Dan dengan sendirinya secara berangsur akan mengalir ke hilir.”

Dalam pelatihan ini, sebutnya, para pemandu wisata arung jeram akan diberikan materi pengetahuan kepariwisataan dan arung jeram, bekerja sebagai pemandu wisata, memimpin awak perahu saat berarung jeram, mempersiapkan peralatan, dan perlengkapan saat berarung jeram.

“Tujuan kegiatan ini juga untuk memutakhirkan pengetahuan dan kemampuan pemandu wisata arung jeram tentang teknik-teknik dalam melaksanakan tugas pemanduan wisata arung jeram, mempersiapkan profil pemandu wisata arung jeram yang profesional baik secara profesi maupun skill. Juga mengembangkan, membina dan memberdayakan SDM pemandu wisata arung jeram,” sebut Apriadi.

Disebutkan Apriadi lagi, kegiatan ini juga bermaksud untuk memperkenalkan salah satu wisata minat khusus yaitu, arung jeram (rafting) di Mane, Pidie.

“Saat ini wisata alam arung jeram cukup diminati berbagai wisatawan baik lokal maupun dari luar. Untuk itu, harus ada pengelolaan manajemen dan kesiapan sumberdaya manusia agar wisatawan lebih merasa aman dan nyaman ketika menikmati wisata air ini,” katanya. “Peserta pemandu wisata alam arung jeram kami juga dibekali materi rescue, keselamatan dan pembekalan teknik berarung jeram kepada awak perahu yang bertindak sebagai skiper dan mengantisipasi kondisi darurat.”

Pelatihan pemandu wisata alam arung jeram 2019 diikuti peserta dari pemandu Wisata Wahana Lestari Adventure dan pegiat wisata petualang lainnya.

65052964_10216573094857741_2078034881522171904_o

“Peserta pelatihan akan diberikan sertifikat sebagai tanda sudah mengikuti pelatihan pemandu wisata arung jeram (rafting),” tutupnya.

Program standarisasi profesi tersebut menjadi syarat wajib bagi pemandu arung jeram. Mereka harus melalui proses pendidikan dan pelatihan serta dinyatakan lulus ujian sertifikasi nasional. Ujian sertifikasi dilakukan melalui serangkaian observasi maupun verifikasi yang dilakukan asessor. Pemandu yang tidak lulus salah satu atau bagian tertentu dari kompetensi dapat mengikuti sebagian ujian pada kesempatan berikutnya. []

 sumber http://sinarpidie.co

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2019 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN