Wakil Bupati Pidie Bapak M Iriawan, SE Berfoto bersama pemain PSAP Sigli Junior saat menjadi juara Piala soeratin tahun 2016.

Selasa, 22 Oktober 2019 / 22 Safar 1441 Belum ada komentar

PSAP Juara Piala Soeratin

BANDA ACEH – PSAP Junior Sigli tampil sebagai juara Kompetisi PSSI Soeratin Cup 2016. Gelar ini mereka raih setelah menaklukkan Persabar Meulaboh, 1-0 pada final di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, kemarin. Anak-anak Pidie berhak menjadi wakil Aceh dalam kompetisi remaja tingkat nasional pada November mendatang.

pemain-psap-junior-sigli-berselebrasi_20160821_073344

Tampil dalam duel yang dipimpin Wasit Abdul Gafar, PSAP menurunkan kiper M Ayyum, Panji Adean Sara, Arif Maulana, Reza Fahlevi, Busairi, T Noer Fadhil, Iftikar Rijal, Dedek Al Mizan, Mara Ikhsan, Ade Rivaldi, dan Aulia Hidayat. Sedangkan Persabar mengandalkan penjaga gawang M Ikramullah, Khairil Azhar, Ryan Ilham, Juanda, Ayatullah Syahreza, Khairul Miska, Ridho M Nasution, Safril Irawan, Maulana Akmal, M Qadafi dan M Azwir.

Pemain Pidie langsung membuat kejutan dengan mencetak gol cepat saat laga berusia 25 detik. Gol cepat Dedek Al Mizan ini terjadi setelah menerima umpan terobosan T Noer Fadhil. Terjadinya gol ini bukan hanya mengejutkan kubu Persabar, tapi juga penonton yang menyaksikan laga ini.

Kecolongan ini membuat pemain Persabar berusaha membalas. Dibekali tenaga masih prima membuat, Juanda dkk mengganggu lini belakang PSAP. Beberapa kali pemain Persabar yang diasuh Hardiansyah mencoba melepaskan tembakan ke gawang. Beruntung, pilar PSAP yang menjaga pertahanan cukup solid. Begitu juga dengan penyerang PSAP tak mampu memanfaatkan sejumlah peluang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk PSAP yang diasuh Yusmahdi Machmud.

Setelah turun minum, kedua tim masih berusaha menyerbu pertahanan lawannya. Kali ini, pemain PSAP yang dimanajeri Anwar Husen lebih kompak dalam merancang serangan dari sayap maupun lini tengah. Sejumlah upaya PSAP memaksa kiper Persabar bekerja keras.

Tekanan PSAP membuat pemain Persabar lebih banyak bertahan dan bertarung di lini tengah. Pertengahan babak kedua mulai terlihat stamina pemain Persabar terkuras. Tim yang dimanajeri TR Taufik juga tak ada striker tajam. Serangan mereka kesulitan menerobos pertahanan PSAP. Upaya mereka merangsek melalui sayap juga kandas.

Meski tampil dominan, anak-anak PSAP tetap kesulitan mencetak gol. Lini depan mereka tumpul meski melakukan sejumlah percobaan. Umpan silang yang diarahkan ke muka gawang juga tak mampu dimanfaatkan. Pergantian sejumlah pemain gagal menambah gol hingga laga berakhir.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam pidato tertulis dibacakan Staf Ahli, M Jafar MHum mengharapkan kompetisi ini dapat meningkatkan semangat berlatih dan bersaing bagi semua tim di Aceh. Sehingga perlahan tapi pasti, kembali meningkatkan pamor sepakbola Aceh di tingkat nasional. Pemerintah Aceh akan memberi dukungan terhadap upaya memajukan olahraga, termasuk sepakbola. “Dukungan yang diberikan selain moril dan materil, juga dalam hal pembinaan dan memperbanyak kompetisi guna meransang minat atlet berlatih,” ujarnya saat menutup even ini

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2019 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN