Seputar Pidie

Banjir di Padang Tiji, Aktivitas Sekolah Diliburkan

 SIGLI – Aktivitas sejumlah sekolah di Kecamatan Padang Tiji, Pidie diliburkan akibat banjir melanda daerah itu pada Jumat (20/1/2017).banjir_20170120_094922

Kepala Dinas Pendidikan Pidie, Murthalamuddin SPd MSP kepada Serambinews.com, Jumat (20/1) mengaku sedang memantau sekolah terkena banjir.

Hingga kini, sebut Kadisdik Pidie baru ada satu sekolah SMPN 3 Padang Tiji diliburkan. Semua ruangan kelas tergenang. Sejumlah peralatan sekolah juga terendam.

Secara terpisah, Kepala Seksi Madrasah Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Pidie, Imran menambahkan dua sekolah MIN Blang Putek dan MIN Paloh kedua terletak di Padang Tiji diliburkan karena banjir. (*)

 

http://aceh.tribunnews.com/2017/01/20/banjir-di-padang-tiji-aktivitas-sekolah-diliburkan

Pidie Kembali Raih Penghargaan Bidang Pendidikan

HABADAILY.COM – Pemerintah Kabupaten Pidie diawal 2017 kembali meraih penghargaan bidang pendidikan. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui lembaga donor USAID dengan mitra Indonesia Prioritas.habadaily_pidie-kembali-raih-penghargaan-bidang-pendidikan-16-01-2017-Sxzjx2sFzb

Penghargaan yang ditanda tangani oleh Direktur Program USAID Prioritas, Stuart Weston, diserahkan oleh Koordinator Usaid Prioritas Aceh Ridwan Ibrahim, di Kantor USAID Prioritas Aceh, Jumat (13/01/2017) kepada Kepala Dinas Pendidikan Pidie.

Koordinator Usaid Prioritas Aceh, Ridwan Ibrahim mengatakan, penghargaan yang diberikan itu atas antusiasme guru di Pidie yang mengikuti program diseminasi USAID Prioritas, yang merupakan program pelatihan peningkatan kapasitas guru untuk pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan (PAKEM).

“Pidie paling aktif diprogram ini, dalam tahun 2016 lebih kurang 3.500 guru telah mengikuti kegiatan ini,” kata Ridwan, Senin (16/01/2017).

Program diseminasi USAID Prioritas, hanya disediakan tutor atau bisa disebut fasilitator daerah. Sedangkan untuk biaya lainnya seperti makan minum, alat praktek dan biaya transportasi sepenuhnya ditanggung peserta.

“Kita salut atas antusias guru di Pidie yang membiayai dirinya secara mandiri, dan patut menjadi contoh bagi guru yang lain di Aceh bahkan di Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang 2016 pemerintah Pidie mendapat beberapa penghargaan atas prestasi pendidikan seperti Kawastara prawita, SaMA Award, sekolah Adiwiyata Nasional dan Penghargaan USAid Prioritas.[acl]

http://habadaily.com/news/9503/pidie-kembali-raih-penghargaan-bidang-pendidikan.html

Debat Ulang Cabup Pidie Tunggu Revisi Anggaran

SIGLI – Menjadwal ulang debat kandidat, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie harus menungu revisi anggaran. Karena dana untuk debat kandidat telah digunakan pada debat kandidat yang gagal terlaksana pada Selasa (10/1/2017) di Grand Blang Asan Hotel, Sigli.debat

Demikian dikatakan Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie, Ridwan saat dihubungi GoAceh, Senin (16/1/2017) sembari mengaku dirinya sedang berada di percetakan surat suara di Cibubur, Jawa‎ Barat.
“Untuk menjadwal ulang tentu saja harus merevisi kembali dana yang dibutuhkannya. Sebab, anggaran debat telah terserap semuanya setelah gagal terlaksana pada debat kandidat kemarin,” kata Ridwan.
Tambah Ridwan, pihaknya segera merevisi anggaran untuk bisa dijadwalkan kembali debat kandidat untuk dua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pidie, yaitu Sarjani Abdullah-M Iriawan dan Tarmiyus-Khalidin.
“Sedangkan pasangan nomor urut 2, Rony Ahmad (Abusyik)-Fadlullah TM Daud telah diberikan sanksi oleh penyelenggara dan mereka tidak dibenarkan mengikuti debat kandidat kembali. Mudahan, sebelum 11 Februari nanti, debat sudah kita laksanakan,” ucap Ridwan.
https://www.goaceh.co/berita/baca/2017/01/16/debat-ulang-cabup-pidie-tunggu-revisi-anggaran#sthash.rxwTb08i.dpbs
Longsor di Tangse

* Jalan Gampong Blang Teungoh tak Bisa Dilintasi

SIGLI – Akibat hujan terus menerus sejak dua pekan lalu, mengakibatkan tebing jalan Gampong Blang Teungoh, Kecamatan Tangse, Pidie, mengalami longsor di empat titik. Hingga Senin (16/1), material longsor masih menutupi badan jalan, sehingga sulit dilintasi pengguna jalan.lintasan-paya-bilie-lancar_20161129_203306

Akibat terus diguyur hujan, material longsor pun berubah menjadi lumpur. “Badan jalan yang tertutup material longsor ini pun mencapai puluhan meter. Sehingga pengendara sepeda motor harus mendorong kendaraannya agar tidak terpeleset. Sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, karena bongkahan tanah dan batu menutupi badan jalan,” kata Camat Tangse, Ir Jakfar, kemarin.

Jakfar mengatakan, pihaknya bersama masyarakat sudah berupaya membersihkan material longsor di badan jalan. Namun karena intensitas hujan yang tinggi, jalan tersebut kini kembali tertimbun tanah yagn jatuh dari tebing jalan.

Ia mengatakan, perlu alat berat untuk membersihkan sisa lumpur yang menutupi badan jalan. Terkait hal ini, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, namun alat berat yang dibutuhkan belum juga tiba ke lokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Cipta Karya (BMCK) Pidie, Muhammad Nazar ST MT berjanji segera menurunkan petugas ke lokasi, untuk membantu penanganannya.

Di kecamatan yang sama, dua unit jembatan yakni di Gampong Blang Bungong dan Blang Jeurat, juga dilaporkan rusak parah akibat lantai kayu jembatan tersebut sudah lapuk, sehingga membahayakan pelintas. Warga pun memilih untuk mencari jalan alternatif lain, karena khawatir akan terjatuh saat melintasi dua jembatan tersebut.

Kepala Dinas BMCK Pidie, Muhammad Nazar ST MT mengatakan, perbaikan jembatan ini akan dilakukan tahun ini menggunakan dana Rehab-Rekon. Namun ia belum mengetahui kapan pastinya perbaikan jembatan itu dilaksanakan, karena proyek pengerjaannya belum ditenderkan.

“Proyek perbaikan jembatan ini akan ditender sekitar bulan Februari 2017. Pelaksanaannya setelah ada penetapan pemenang tender. Kami belum tahu kapan akan dimulai pengerjaannya, tapi yang pasti akan dilakukan dalam tahun ini.(aya)

 

http://aceh.tribunnews.com/2017/01/17/longsor-di-tangse

 

(lebih…)

BPN Penuhi Tuntutan Ukur Ulang Lahan Terkait Sengketa Lahan Pabrik Semen Laweung.

Sigli…… – Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Pidie, Drs H Yusri Malik, Rabu 11/1 melaporkan bahwa pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Pidie telah memenuhi tuntutan  warga gampong cot, kecamatan muara tiga (Laweung) dan desa Kulee kecamatan batee, yang meminta dilakukan pengukuran ulang terhadap lahan yang akan dijadikan lokasi pendirian pabrik semen Laweung. (lebih…)

Pemkab Pidie serahkan ONH untuk Juara MTQ

Sigli. Pemkab Pidie menepati janjinya memberikan bonus Ongkos Naik Haji (ONH) untuk tiga orang juara satu pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke – 32 di Nagan Raya, Agustus 2015 lalu. (lebih…)

Debat Cabup Pidie Ricuh

* Pasangan Abusyik Walk Out

SIGLI – Debat calon bupati dan calon wakil bupati (cabup/cawabup) Pidie di Hotel Grand Blang Asan Sigli, Pidie, Selasa (10/1) terpaksa ditunda setelah terjadi kericuhan antarmassa pendukung Roni Ahmad (Abusyik)-Fadhullah dengan massa pendukung Sarjani Abdullah-M Iriawan.

kericuhan-massa-pendukung-pasangan-sarjani-abdullah-dan-m-iriawan_20170111_152655

Dalam peristiwa itu seorang pendukung Sarjani-M Iriawan bernama Muhammad Nasir Usman (56) atau kerap disapa Apa Sit, warga Gampong Cot Baroh Teupin Raya, Kecamatan Glumpang Tiga, menjadi korban pemukulan.

Berdasarkan informasi dihimpun Serambi kemarin, pasangan Abusyik-Fadhullah meninggalkan forum debat kandidat karena tidak terima pada putusan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie yang tidak memperbolehkan mereka memakai peci/kopiah merah yang biasanya mereka kenakan.

Pihak KIP melarang karena kopiah merah itu dianggap merupakan atribut pasangan Abusyik-Fadhullah. Malah, bukan saja pasangan calon kepala daerah itu yang selalu mengenakan kopiah merah akhir-akhir ini, tapi tim kampanye/tim sukses mereka pun ikut rutin mengenakan kopiah merah sebagai atribut/identitas.

Karena terjadi dakwa-dakwi mengenai kopiah merah tersebut, debat kandidat pun molor. Apalagi debat tak mungkin dilanjutkan karena belum dimulai, pasangan Abusyik-Fadhullah sudah menyatakan walk out (WO). Alhasil, KIP Pidie pun menundanya.

Debat kandidat itu sedianya dipandu Saifuddin Bantasyam SH MA selaku moderator. Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala ini merangkap panelis bersama Syarifah Rahmatillah SH (Direktur LSM Mitra Sejati Perempuan Indonesia/MiSPI) dan Umar Mahdi SH MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Jabal Ghafur Sigli).

Debat sedianya akan berlangsung untuk tiga pasangan, masing-masing Abusyik-Fadhullah, Sarjani Abdullah-M Iriawan, dan Teuku Tarmiyus-Khalidin.

Amatan Serambi, kericuhan terjadi saat massa pendukung Abusyik-Fadhullah yang berada di halaman Hotel Grand Blang Asan Sigli bertemu dengan massa pendukung pasangan Sarjani-M Iriawan yang sedang berkumpul di halaman hotel tersebut. Pemicunya, karena larangan mengenakan kopiah merah bagi pasangan yang akan ikut debat kandidat.

Polisi berpakaian dinas dan preman yang berada di lokasi kejadian berhasil melerai kedua massa pendukung pasangan cabup dan cawabup tersebut. Hanya seorang pendukung Sarjani yang terkena pukulan. Namun, tak sempat menimbulkan aksi saling balas karena polisi cepat bertindak untuk melerai perseteruan mereka.

Pascainsiden itu, para pendukung Abusyik langsung meninggalkan hotel. Hanya massa pendukung Sarjani yang tetap bertahan di hotel. Namun, karena satu pasangan sudah walk out, otomatis debat kandidat tak mungkin dilanjutkan.

Kericuhan itu sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalan nasional terganggu. Anggota polantas Polres Pidie pun turun tangan mengatur lalu lintas agar mobilitas kendaraan tak terjebak macet.

Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK, kepada Serambi, Selasa (10/1) mengatakan, KIP Pidie menggelar debat kandidat di Hotel Grand Blang Asan, Sigli. Masing-masing pasangan cabup telah mengetahui aturan main debat kandidat, sebab KIP sudah membuat technical meeting jauh-jauh hari.

Dalam technical meeting itu ditegaskan bahwa setiap massa pendukung tidak diperbolehkan mengenakan atribut kampanye saat menghadiri debat kandidat.

Menurut Ali Kadhafi, saat debat kandidat hendak digelar ternyata ada massa pendukung yang memakai atribut pasangan, sehingga ditegur oleh komisioner KIP. Tapi, massa pasangan tersebut tak bisa terima teguran itu, sehingga proses debat kandidat harus dihentikan.

“KIP sempat menggelar rapat dua kali terkait penggunaan atribut pasangan yang menyebabkan debat molor, tapi tetap tidak membuahkan hasil,” kata Ali Kadhafi.

Mengenai adanya clash antara massa pendukung Abusyik dan Sarjani, kata Ali Kadhafi, kejadian itu sebetulnya bukanlah bentrok, tetapi hanya salah paham belaka.

Diakuinya, akibat kesalahpahaman itu, seorang pendukung pasangan Sarjani, yakni M Amin Usman, menjadi korban pemukulan dalam insiden kecil itu.

“Kasus pemukulan itu kini sedang ditangani polisi. Saya yakin, masyarakat Pidie tidak menginginkan terjadinya insiden seperti ini karena mereka bersaudara. Mereka ingin proses pilkada di Pidie berlangsung damai dan sukses,” kata Ali Kadhafi.

Terhadap pemukulan yang menimpa M Amin Usman, polisi sedang meminta keterangan saksi korban dan hasil visum et repertum. “Kasus pemukulan terhadap M Amin yang terjadi di luar hotel, tetap kita proses sesuai hukum yang berlaku,” kata M Ali Kadhafi. (naz)

 

http://aceh.tribunnews.com/2017/01/11/debat-cabup-pidie-ricuh

(lebih…)

Penempatan Pejabat Sesuai Keahlian Bukan Titipan

Sigli-andalas Plt Bupati Pidie, DR Haji Munawar A.Djalil.MA menegaskan, belum ada jadwal pergantian sejumlah pejabat di daerahnya. Kendati pegantian pejabat  memang harus dilaksanakansesuai tuntutan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016. Kini, tuntutan tersebut sudah di qanun-kan. Pejabat yang bakal mengisi jabatan baru sesuai dengan keahliannya atau bukan titipan. (lebih…)

Si Tambo Maskot Pilkada Aceh Tiba di Pidie

PIDIE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Besar menyerahkan Si Tambo Maskot Pilkada Aceh 2017 kepada KIP Kabupaten Pidie yang diterima langsung Ketua KIP Pidie Ridwan, Jumat (6/1) di Lapangan Gedung Olah Raga (GOR) Alun-alun, Pidie. (lebih…)

Kemenag Pidie Peringati Hari Amal Bakti ke – 71

KANTOR Kementerian Agama Kabupaten Pidie menggelar peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama (Kemenag) ke – 71. Peringatan yang bertema ‘bersih dan melayani’ dengan motto ‘lebih dekat melayani Umat tersebut, dilaksanakan di aula kantor setempat. Selasa 3 januari 2017. (lebih…)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2018 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN