Seputar Pidie

Bupati Sarjani Hadiri Musrenbangnas 2017 yang Dibuka Presiden Jokowi
Musrenbangnas di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

Musrenbangnas di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2017 di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

Musrenbangnas merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Bappenas. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se Indonesia, turut hadir beberapa Menteri Kabinet Kerja.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menekankan kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk fokus dalam menetapkan skala prioritas penganggaran dan pembangunan.

Adapun tema Musrenbangnas 2017 adalah “Memacu Investasi dan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan”.

Bupati Pidie H Sarjani Abdullah yang didampingi Kabag Umum dan Kabag Humas Setdakab Pidie menyebutkan akan menindaklanjuti arahan presiden untuk fokus pada skala prioritas pembangunan Kabupaten Pidie.

sumber humas & protokoler

Peringatan Otda ke XXI, Wabup Pidie Sampaikan Amanat Mendagri

humas

PEMERINTAH Kabupaten Pidie menggelar upacara memperingati hari Otonomi Daerah (Otda) yang ke XXI tahun 2017. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman tengah Kantor Bupati Pidie. Selasa 25 April 2017.

Wakil Bupati Pidie M Iriawan SE, yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tjahjo Kumulo menyebutkan, peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXI Tahun 2017 mengangkat tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Governrnent”.

Dijelaskan, tema tersebut memiliki empat makna pokok yang pertama, pelaksanaan Otonomi Daerah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Yang kedua adalah peningkatan kinerja pelayanan publik, harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic-government, agar masyarakat dapat memperoleh  informasi secara mudah, cepat, dan tepat tentang prosedur pelayanan publik yang disediakan Pemerintah Daerah.

Kemudian yang ketiga yaitu, ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis electronic-government, membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur Pemerintah Daerah.

Selanjutnya makna keempat adalah, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis  electronic-government, akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik (good  local governance) dan aparatur pemerintah daerah yang bersih (clean local government).

“Peringatan Hari Otonomi Daerah yang kita laksanakan setiap tahun merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom,” ujar Iriawan.

Dia mengatakan dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah, karena hal tersebut merupakan tujuan utama otonomi daerah yang harus menjadi prioritas kebijakan pada setiap Pemerintah Daerah di Indonesia.

“Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, saya berharap, setiap Pemerintah Daerah senantiasa berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis electronic-government,” sebutnya.

sumber Humas & Protokoler

Pemerintah Kabupaten Pidie Berduka, Kabag Tapem Setdakab Meninggal Dunia

download

Innnalillahi wa innailaihi raji’un. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, Azhari Yacob SH, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (22/4) pukul 08.30 Wib. Informasi diperoleh dari Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pidie, Safrizal S.STP, M.Dev. Ayah dari empat anak ini (tiga laki-laki dan satu perempuan) meninggal di RSUD Tgk. Chik Di Tiro Sigli. Kepergian mantan Camat Muara Tiga ini cukup mengagetkan jajaran Pemkab Pidie dan para rekan kerjanya. Sebab, sehari sebelumnya ia masih beraktivitas dengan normal. Jenazah almarhum kemudian difardhukifayahkan di rumah duka Gampong Perumnas Lhok Keutapang, Kecamatan Pidie dan dimakamkan di kampung halamannya di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie. Jabatan yang pernah dijabat almarhum, yakni Kepala Dinas perhubungan, Komunikasi dan Informasi Pidie. Lalu pernah menjabat Sekretaris Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Pidie, juga pernah menjabat sebagai Camat Laweung, ”sosok almarhum adalah orang yang loyal, ramah dan suka membantu, kita mendoakan semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya.”ujan Safrizal.(aya) sumber serambi
Pengumuman Bantuan Beasiswa 2017

Bupati-transparant

BUPATI PIDIE

 

PENGUMUMAN

Nomor : 422.5/1293/ 2017

Tentang

BANTUAN BEASISWA UMUM UNTUK MAHASISWA STRATA I/D IV, DAN STRATA II

MAHASISWA YANG KULIAH DALAM DAN LUAR DAERAH

KABUPATEN PIDIE TAHUN ANGGARAN 2017

  1. Pemerintah Kabupaten Pidie, Mengumumkan Pemberian Beasiswa Skripsi Dan Tesis Kepada Putra Putri Pidie Terbaik dengan melengkapi syarat-syarat sebagai berikut :

 

A.  Untuk Mahasiswa SI / D IV

  1. Permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie (sesuai contoh);
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  3. Fotocopy Kartu Keluarga yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  4. Surat Aktif Kuliah di legalisir 1 (satu) lembar;
  5. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa legalisir 1 (satu) lembar;
  6. Fotocopy SK Pembimbing (Legalisir) 1 (satu) lembar;
  7. Transkrip Nilai Asli yang ditandatangani Ketua Prodi/ Jurusan 1 (satu) lembar;
  8. Proposal Skripsi / Tugas Akhir yang telah diseminarkan dan telah ditandatangani oleh pembimbing dengan mengetahui / disahkan Dekan dan penulisan skripsi minimal 3 bab.
  9. Foto copy buku rekening Bank Aceh
  10. Semua kelengkapan berkas dari point 1 s/d 9 dimasukkan dalam Map Merah.

 

B.  Untuk Mahasiswa S2 / Spesialis / Pendidikan Profesi

  1. Permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie (sesuai contoh);
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  3. Fotocopy Kartu Keluarga yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  4. Surat Aktif Kuliah dilegalisir 1 (satu) lembar;
  5. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa legalisir 1 (satu) lembar;
  6. Fotocopy SK Pembimbing (Legalisir) 1 (satu) lembar;
  7. Transkrip Nilai Asli yang ditandatangani Ketua Prodi/ Jurusan Program Profesi 1 (satu) lembar;
  8. Tesis atau nama lain sejenisnya bagi Program Spesialis I dan pendidikan Propesi yang telah di seminarkan dan telah di tandatangani oleh pembimbing I dan II dan mengetahui / di sahkan Direktur Program Pascasarjana atau Ketua Prodi / jurusan / Program Propesi yang di stempel pada lembaran pengesahan ( minimal 3 bab ).
  9. Foto copy buku rekening Bank Aceh
  10. Semua kelengkapan berkas dari point 1 s/d 9 dimasukkan dalam Map Hijau.

 

2. Bagi Mahasiswa yang sedang menerima (Beasiswa) dari Pemerintah atau Lembaga lainnya tidak dibenarkan                untuk mengajukan permohonan bantuan beasiswa daerah (Rangkap penerimaan bantuan);

3. Bagi mahasiswa yang berstatus PNS dan pihak lainnya yang pernah menerima bantuan beasiswa Pemerintah                Kabupaten Pidie pada tahun-tahun sebelumnya dalam satu ( strata ) , tidak di benarkan lagi untuk mengajukan          permohonan bantuan beasiswa di maksud,

4. Permohonan tersebut akan di seleksi oleh panitia secara berjenjang dan kepada mahasiswa yang memenuhi syarat      akan diberikan bantuan beasiswa sesuai kemampuan daerah , yang ditetapkan dalam Keputusan Bupati Pidie ;

5. Permohonan diajukan kepada Bupati Pidie C/q. Bagian Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah                 Kabupaten Pidie        mulai tanggal 04 April s/d 31 Mei 2017. pukul 09 . 00 s/d 12.00 Wib setiap hari               kerja, di luar ketentuan tersebut        tidak dilayani.

6. Demikian untuk dimaklumi dan seperlunya.

 

Sigli, 04 Maret 2017

BUPATI PIDIE

dto

H. SARJANI ABDULLAH

 

 

Peserta Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2018

Sigli. Peserta Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2018  bertempat di Op Room Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie. Tanggal 28 Februari 2017.

(lebih…)

Pemkab Pidie Serahkan Pagu Indikatif Dana Gampong Tahun 2017

PEMERINTAH Kabupaten Pidie menyerahkan pagu indikatif dana gampong kepada 730 gampong yang ada di 23 kecamatan di Pidie. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pidie H Amiruddin M Si di GOR alun alun Kota Sigli. Senin 13 Februari 2017.IMG-20170213-WA0001-660x330

H Amiruddin mengatakan, dengan terbitnya UU (undang undang) desa, terkait peraturan-peraturan pelaksanaannya menjadi sebuah harapan bagi gampong untuk bisa menentukan posisi, peran dan kewenangan untuk mewujudkan gampong yang mandiri, demokratis dan sejahtera.

“Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan UU Desa di kabupaten Pidie, maka dari itu pemerintah kabupaten memberikan perhatian penuh serta dukungan kepada Pemerintah Gampong dalam membangun dan mewujudkan masyarakat gampong yang islami dan sejahtera,” ujarnya.

Sebelumnya tiga gampong di Kabupaten Pidie belum memperoleh dana gampong karena belum menjadi gampong definitif, dan tahun 2017 ini kata Sekda, Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pasi Beuranseh Kecamatan Batee dan Gampong Simpang Beutong Kecamatan Muara Tiga telah menjadi gampong definitif sehingga seluruh gampong di Pidie menjadi definitif dan berhak mandapatkan dana desa.

“Dana Gampong tersebut dapat digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan gampong, pelaksanaan pembangunan gampong, pemberdayaan masyarakat gampong dan pembinaan kemasyarakatan gampong,” kata Sekda.

Ia menyebutkan, total dana gampong untuk Pidie tahun ini adalah Rp 627.527.533.104. Gampong Mane di Kecamatan Mane mendapat alokasi tertinggi yaitu Rp 1.379.908.296, dan gampong alokasi terendah yaitu Gampong Raya Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, senilai Rp 838.401.811. Sedangkan untuk gampong lainnya, rata-rata mendapatkan Rp 853 juta.

Setelah penyerahan pagu dana gampong, masyarakat diharapkan dapat segera menyusun APBG dengan berpedoman pada RKPG dan RPJMG. Dalam penyusunan APBG tahun ini, pemerintahan gampong diharapkan menggunakan Aplikasi Siskeudes, sesuai hasil MoU Menteri Dalam Negeri RI dengan Kepala BPKP RI dan himbauan KPK agar seluruh desa di Indonesia dapat memahami dan menerapkan Aplikasi Siskeudes dalam penyusunan APBG.

Sekda menjelaskan, dana desa tersebut bukan hanya dana alokasi pusat, dana ini merupakan dana dari lima sumber, yaitu Dana Desa (DD) yang dialokasi pusat dalam bentuk dana transfer ke kas daerah, Alokasi Dana Desa ADD, Pajak Daerah, bagi hasil retribusi yang diterima oleh kabupaten, dan Pendapatan Asli Gampong PAG yang bersumber langsung dari Gampong.

“Seluruh kepala dinas, badan dan kantor wajib melakukan pendampingan terhadap masyarakat gampong, secara teknis sesuai dengan tupoksi masing masing, para camat juga diharapkan dapat melakukan pembinaan dan pengawasan serta bekerja sama dengan pendamping
sesuai dengan aturan yang berlaku,” Kata Amiruddin.[]((HP)

Sekda Pidie Minta PNS Jaga Netralitas di Pilkada

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Pidie H Amiruddin, meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tetap menjaga netralitas dan menjaga situasi yang kondusif pada masa tenang hingga seluruh proses dan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selesai seluruhnya.12

“PNS memiliki hak suara, dan pergunakanlah hak pilih saudara pada hari pencoblosan pada 15 Pebruari 2017. Jangan ada yg golput,” sebut Sekda dalam apel bersama di halaman tengah kantor Bupati Pidie. Senin 13 Februari 2017.

Apel bersama yang bertujuan memperkuat hubungan dan komunikasi pimpinan dan jajarannya menjelang pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa hari lagi ini, diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setdakab, seluruh Kepala SKPK, Para Kabag, para Camat dan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.

Sekda Amiruddin juga mengingatkan PNS untuk meningkatkan disiplin kerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tingkatkan kinerja dalam bertugas dengan penuh disiplin dan motivasi tinggi dalam sesuai dengan tupoksi masing-masing,” katanya.[](HP)

Pidie Lantik 753 Pejabat Baru  February 2, 2017

SEBANYAK 753 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie dikukuhkan dan dilantik sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016, tentang perangkat daerah dan Qanun Pidie nomor 5 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman tengah kantor Bupati Pidie. Kamis 2 februari 2017 (lebih…)

1000 Alquran dari Pidie Untuk Pijay

INSAN Pendidikan Pidie kembali menyumbang untuk pendidikan Pidie Jaya (Pijay). Setalah sebelumnya menyumbang 2000 kursi belajar. Hari ini kembali menyerahkan bantuan 1000 Alquran, dan 212 Juz amma.IMG-20170126-WA0001-660x330

Bantuan itu adalah sumbangan ikhlas dari segenap insan pendidikan Pidie. “Banyak juga bantuan ini adalah sumbangan yang disisihkan secara sukarela oleh murid dan siswa” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Pidie, Ismed SPD MPd. Kamis 26 Januari 2017.

Bantuan yang dikumpulkan bersama guru dan PNS lainnya di jajaran Disdik tersebut untuk mendorong kegiatan belajar Alquran di sekolah-sekolah di Pijay. Di Pidie kata Ismed, setiap pagi anak-anak memulai pelajaran dengan membaca dan menghafal Alquran melalui program satu hari satu ayat, dan diharapkan dapat menularkannya ke Pijay.

Penyarahan diserahkan langsung hari ini langsung ke posko Pendidikan Pijay di Meureudu oleh Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pidie Ruslan SPd, bersama para kepala sekolah yang diterima Kadis Pendidikan Pijay.

“Walaupun tak separah kami, Pidie juga terimbas gempa, namun tetap membantu kami , semoga semangat ini bisa kami kembangkan di Pijay” kata Kadis pendidikan Pidie Jaya, Saiful.

Pihaknya mengaku sangat terbantu dengan bantuan 2000 kursi dan Alquran dari insan pendidian Pidie.”Insya Allah kami juga mengawali belajar dengan membaca Alquran walaupun belum melembaga seperti di Pidie, sehingga bantuan Alquran ini akan sangat memacu kami untuk menerapkan satu hari satu ayat” ucap Saiful.

Dalam kesempatan itu Ruslan juga mengaku pihaknya akan terus membantu dan menggalang bantuan dari insan pendidikan Pidie.”Ini juga bagian dari pendidikan karakter dan penumbuhan budi pekerti peserta didik,” pungkas Kabid Dikdas Disdik Pidie.

Gajah Liar di Keumala Bertambah

* Tiga Pawang Ikut Menghalau

SIGLI – Camat Keumala, Basri Yusuf, mengatakan jumlah kawanan gajah liar yang masih berkeliaran di kawasan Blang Meukik Gampong Tunong, Kecamatan Keumala, Pidie, kini bertambah. Dari semula 20 ekor, kini menjadi 42 ekor. Tiga pawang dilibatkan untuk menghalau gajah liar tersebut.kawanan-gajah-liar-berkeliaran-di-areal-blang-meukik_20170124_144703

“Gerombolan gajah berpencar menjadi dua kelompok. Satu kawanan 17 ekor dan satu kelompok lagi berjumlah 25 ekor,” kata Camat Keumala, Basri Yusuf, menjawab Serambi, Selasa (24/1).

Ia jelaskan, warga Gampong Tunong mudah menghitung satwa berbadan besar itu, mengingat gajah liar itu mencari makan di areal tanaman padi tajok milik warga. Satwa dilindungi negara itu tidak mengganggu warga saat sedang makan, sehingga warga mudah mengambil foto saat hewan tersebut menyantap padi maupun saat merobohkan tanaman produktif lainnya.

Dikatakan, saat ini kawanan gajah liar masih bertahan di Blang Meukik Gampong Tunong. Di kawasan itu masih banyak tanaman padi warga yang belum sempat dipanen, kini rusak parah diinjak gerombolan gajah. Turunnya gajah liar di lokasi bercocok tanam warga sangat meresahkan para petani. Sebab, gangguan gajah telah merusak tanaman sumber rezki bagi warga dengan jumlah areal tanam yang luas.

“Pengakuan warga, kerusakan akibat gangguan gajah kali ini paling parah, dibandingkan kerusakan sebelumnya. Hanya saja kita belum menghitung kerugian dan luas areal kebun yang diobrak-abrik gajah. Kawanan gajah pernah mengganggu tanaman petani di Keumala pada pengujung tahun 2015,” jelasnya.

Kata Basri, Selasa (24/1), hari ini, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pidie menurunkan gajah jinak dari Saree, Aceh Besar, untuk mengusir kawanan gajah liar.

Seperti diketahui, gerombolan gajah liar berjumlah 20 ekor kembali mengamuk dengan merusak tanaman padi tajok di areal Blang Meukik Gampong Tunong Keumala Dalam, Kecamatan Keumala, Pidie, sejak sepekan terakhir.

Padi tajok yang ditanam di lahan kering dengan mengandalkan hujan yang kini berumur satu bulan itu hancur total diobrak-abrik satwa langka tersebut.

Tim pengusir bersama pawang gajah dari Conservation Response Unit (CRU) Mane, Pusat Latihan Gajah (PLG) Saree, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Aceh sejak lima hari lalu, telah dan terus berusaha menghalau belasan gajah liar yang selama sepekan terakhir bersileweran dan merusak tamanan warga di Kecamatan Mila, Keumala Kabupaten Pidie dan sekitarnya.

“Meski belum sepenuhnya reda, petugas kami dengan dukungan anggaran dan sumber daya terbatas, sejak sepekan lebih berada di sekitar hutan Mila dan Keumala untuk menghalau belasan ekor gajah liar, yang selama ini kerap memasuki wilayah peemukiman dan merusak tanaman warga di dua kecamatan di Pidie itu,” kata Suprapto Aji Pranowo, kepada Serambi, Selasa (24/1).

Menanggapi keresahan warga Mila dan Keumala, Kepala Balai Konservasi Sumbe Daya Alam (BKSDA) Aceh, Suprapto Aji Pranowo mengatakan, tim BKSDA Aceh, bersama tiga ekor gajah jinak dari CRU Mane, plus pawang pawang yang sudah berada di lokasi gangguan, diharapkan bisa menghalau kawanan gajah liar yang kerap berkeliaran di kebun, maupun pemukiman warga agar kembali ke habitatnya ke hutan yang jauh dari permukiman penduduk.

Ia mengakui, gangguan kawanan gajah liar ini kerap terjadi di kebun warga. Tidak hanya melintasi dan memasuki kawasan permukiman, gajah-gajah liar yang diperkirakan belasan ekor dan terbagi tiga kelompok itu, kerap terlihat merusak tanaman warga.

“Memang belasan ekor gajah lain juga masih ada, tapi sekadar melewati jalur jelajahnya. Pun demikian, beberapa ekor di antaranya berhasil dihalau ke luar area permukiman warga,” katanya.

Tim CRU Mane masih terus berupaya menghalau hewan dilindungi itu. Jumlahnya yang diperkirakan puluhan ekor dan terbagi tiga gerombol itu, sejak beberapa terakhir terdeteksi memasuki perkampungan warga.

Akibatnya, tanaman warga jadi sasaran dan porak-poranda dirusak gajah. Warga bersama Tim CRU kini hanya menghalau secara manual. Namun, bila tak berhasil juga, BKSDA berjanji untuk menambah gajah jinak dari PLG Saree. (awi/naz)

(lebih…)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2018 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN