Seputar Pidie

RSU Chik di Tiro Kerja Sama Bedah Saraf dengan RSUP Sardjito Yogyakarta
RSUP Sardjito Yogyakarta

RSUP Sardjito Yogyakarta

UNTUK melayani pasien bedah Saraf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik di Tiro Sigli melakukan bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Sardjito Yogyakarta.

Hal itu dikatakan Direktur RSU Tgk Chik di Tiro Sigli drg Mohd Riza Faisal MARS, saat menerima perwakilan tim Advance Sister Hospital RSUP Sardjito, Fakultas Kedokteran UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta dan RTD “Trauma Kepala dan Stroke, di Oproom Setdakab Pidie. Kamis 18 Mei 2017.

Menurutnya, penanganan terhadap pasien yang membutuhkan bedah saraf selama ini dirujuk ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh. Dia menjelaskan, kerjasama tersebut dalam bentuk Tim Advance Sister Hospital yang melibatkan tenaga dokter RSUP Sardjito, Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta dan Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh.

“Dengan adanya kerja sama ini, RSU Sigli akan dapat menangani pasien bedah saraf. Kontrak kerjanya akan diperpanjang tiap tahun,” ujarnya.

Wakil Bupati Pidie M Iriawan dalam sambutannya mengatakan, kerja sama pelayanan bedah dalam bentuk tim Advance Sister Hospital diharapkan akan membantu pasien yang membutuhkan pertolongan.

“Seiring peningkatan status dari C ke tipe B, RSU Tgk Chik di Tiro juga dapat meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat,” ujarnya.

Hadir pada acara tersebut, dr Mei Neni Sitaresmi Sp A (K) PhD dari UGM, dr Rachmat Andi Hartanto Sp,. BS (K) ahli traumatic and non traumatic brain injury, dr M Eka Agusfansyah Sp B, penanganan dini tarumatic kepala, dan dr Fajriman Sp S ahli Neuro Traumatologi serta unsur Muspida Pidie.

sumber humas & protokol

Pekan Ini, Abu Mudi Asuh Majelis Pengajian Tastafi di Sigli dan Banda Aceh

WhatsApp Image 2017-05-03 at 1.36.36 PM

Pengajian rutin Tastafi di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh yang diadakan setiap malam Sabtu awal bulan kali ini dijadwalkan akan diasuh langsung oleh Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu MUDI Samalanga). Pengajian bulan ini akan berlangsung pada tanggal 5 Mei 2017 dengan mengusung tema khusus “Fiqh Puasa dan Amaliyah Ramadhan”. Tema ini sengaja dipilih sebagai persiapan agar masyarakat dapat menyambut Ramadhan dengan berbekal ilmu dan pengetahuan tentang hukum hukum puasa dan amaliyah lainnya yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di bulan Ramadhan. Sebagaimana biasanya, pengajian ini akan disiarkan langsung di RRI Pro 1 Banda Aceh 97,7 FM.
hqdefault
Selain di Banda Aceh, Abu MUDI juga dijadwalkan akan mengisi pengajian rutin malam Jumat awal bulan di Mesjid Agung Al-Falah Sigli tepatnya malam Jumat (4/5/2017). Pengajian ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie bekerja sama dengan PC RTA Pidie dan juga Pengurus Tastafi Kabupaten Pidie. Dalam hal ini panitia telah menyebarkan selebaran, sms dan informasi kepada masyarakat baik melalui media online, surat kabar dan radio. Pengajian di Mesjid Al-Falah Sigli akan disiarkan langsung melalui radio Al-Falah FM.
Pengurus Tastafi berharap kepada siapa saja yang telah mendapatkan informasi ini untuk menyebarkannya agar wadah untuk menambah wawasan keilmuan ini diketahui oleh masyarakat pada umumnya. Selain kajian kitab, Pengajian ini juga diisi dengan zikir dan tanya jawab masalah aktual.
sumber www.mudimesra.com
Peringatan Hari Malaria Sedunia, Pidie Terima Sertifikat Bebas Malaria dari Menkes RI

C-ORaXoVoAMn5yL

MASYARAKAT Kabupaten Pidie patut berbahagia, karena merupakan salah satu kabupaten dari 7 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima Sertifikat Bebas Malaria dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof dr Nila A Moeloek, Sp.M (K). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Pidie M Iriawan SE, pada acara Peringatan Hari Malaria Sedunia ke 10 yang dilaksanakan di Lapangan Pelabuhan Perikanan Kota Ternate Maluku Utara. Kamis 27 April 2017.
Sertifikat penghargaan tersebut diperoleh setelah tim dari hari-malaria-sedunia-25-april-Subdit Malaria Kementerian Kesehatan RI melakukan Verifikasi ke Kabupaten Pidie pada akhir tahun 2016, dan memperoleh hasil dan Kabupaten Pidie ditetapkan sebagai daerah Eliminasi (bebas) Malaria.
Pemerintah Kabupaten Pidie sejak tahun 2010 lalu telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan menurunkan kasus angka penyakit Malaria, karena Pidie merupakan salah satu daerah endemis malaria, di mana angka kasus malaria masih tergolong tinggi dalam beberapa tahun sebelumnya.
Bupati Pidie Sarjani Abdullah, pada Tahun 2014, telah menandatangani Peraturan Bupati Nomor 6 tentang Eliminasi Malaria yang dijadikan dasar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie untuk melakukan beberapa kegiatan mewujud Pidie sebagai bebas malaria.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu, advokasi dan sosialisasi eliminasi malaria bagi lintas sektor terkait, peningkatan kapasitas petugas mikroskopis malaria puskesmas, peningkatan kapasitas bidan desa, melakukan monitoring dan evaluasi program serta penguatan sistem pelaporan dan pendataan.
Hasil yan diperoleh sangat signifikan, yang mana pada Tahun 2012 terdapat 82 kasus positif malaria, turun menjadi 52 kasus di tahun 2013, pada tahun 2014 turun menjadi 25 kasus, dan di tahun 2015 turun drastis menjadi 5 kasus, sedangkan pada tahun 2016 lalu hanya terdapat 2 kasus, itupun bukan merupakan kasus setempat (Indeginous) atau kasus import.

Sertifikat Bebas Malaria dari Menkes RI 2017

Sertifikat Bebas Malaria dari Menkes RI 2017


Saat ini acara sedang berlangsung bertepatan dengan Peringatan Hari Malaria se-Dunia ke 10, Menteri Kesehatan RI berkenan menyerahkan Sertifikat Eliminasi Malaria kepada Kabupaten Pidie yang diterima oleh Wakil Bupati Pidie Bapak M. Iriawan, SE. Hadir dalam acara penyerahan sertifikat adalah Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Pidie Bakhtiar, SKM, M. Kes dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Turno Junaidi, SKM, MKM
Pada akhir tahun 2016, tim dari Subdit Malaria Kementerian Kesehatan RI melakukan Verifikasi ke Kabupaten Pidie, dan Alhamdulillah hasil yang mereka simpulkan adalah bahwa tidak ada lagi kasus Malaria di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie ditetapkan sebagai daerah Eliminasi (bebas) Malaria.
Turut hadir pada penerimaan Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menkes RI tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Bakhtiar, SKM, M. Kes dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Turno Junaidi, SKM, MKM…

sumber humas & protokoler

Bupati Sarjani Hadiri Musrenbangnas 2017 yang Dibuka Presiden Jokowi
Musrenbangnas di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

Musrenbangnas di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) tahun 2017 di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta, Rabu, 26 April 2017.

Musrenbangnas merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Bappenas. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah se Indonesia, turut hadir beberapa Menteri Kabinet Kerja.

Presiden Jokowi dalam sambutannya menekankan kepada Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk fokus dalam menetapkan skala prioritas penganggaran dan pembangunan.

Adapun tema Musrenbangnas 2017 adalah “Memacu Investasi dan Infrastruktur Untuk Pertumbuhan dan Pemerataan”.

Bupati Pidie H Sarjani Abdullah yang didampingi Kabag Umum dan Kabag Humas Setdakab Pidie menyebutkan akan menindaklanjuti arahan presiden untuk fokus pada skala prioritas pembangunan Kabupaten Pidie.

sumber humas & protokoler

Peringatan Otda ke XXI, Wabup Pidie Sampaikan Amanat Mendagri

humas

PEMERINTAH Kabupaten Pidie menggelar upacara memperingati hari Otonomi Daerah (Otda) yang ke XXI tahun 2017. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman tengah Kantor Bupati Pidie. Selasa 25 April 2017.

Wakil Bupati Pidie M Iriawan SE, yang membacakan amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tjahjo Kumulo menyebutkan, peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXI Tahun 2017 mengangkat tema “Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Governrnent”.

Dijelaskan, tema tersebut memiliki empat makna pokok yang pertama, pelaksanaan Otonomi Daerah harus mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Yang kedua adalah peningkatan kinerja pelayanan publik, harus dikelola berbasis teknologi informasi dan komunikasi atau electronic-government, agar masyarakat dapat memperoleh  informasi secara mudah, cepat, dan tepat tentang prosedur pelayanan publik yang disediakan Pemerintah Daerah.

Kemudian yang ketiga yaitu, ketepatan penyediaan pelayanan publik berbasis electronic-government, membutuhkan kemampuan dan integritas yang tinggi dari setiap aparatur Pemerintah Daerah.

Selanjutnya makna keempat adalah, upaya peningkatan kinerja pelayanan publik berbasis  electronic-government, akan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik (good  local governance) dan aparatur pemerintah daerah yang bersih (clean local government).

“Peringatan Hari Otonomi Daerah yang kita laksanakan setiap tahun merupakan momentum untuk mengevaluasi perkembangan kinerja pelaksanaan otonomi daerah pada masing-masing daerah otonom,” ujar Iriawan.

Dia mengatakan dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah harus senantiasa fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing perekonomian daerah, karena hal tersebut merupakan tujuan utama otonomi daerah yang harus menjadi prioritas kebijakan pada setiap Pemerintah Daerah di Indonesia.

“Sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, saya berharap, setiap Pemerintah Daerah senantiasa berinisiatif untuk mengelola pelayanan publik berbasis electronic-government,” sebutnya.

sumber Humas & Protokoler

Pemerintah Kabupaten Pidie Berduka, Kabag Tapem Setdakab Meninggal Dunia

download

Innnalillahi wa innailaihi raji’un. Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie, Azhari Yacob SH, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (22/4) pukul 08.30 Wib. Informasi diperoleh dari Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pidie, Safrizal S.STP, M.Dev. Ayah dari empat anak ini (tiga laki-laki dan satu perempuan) meninggal di RSUD Tgk. Chik Di Tiro Sigli. Kepergian mantan Camat Muara Tiga ini cukup mengagetkan jajaran Pemkab Pidie dan para rekan kerjanya. Sebab, sehari sebelumnya ia masih beraktivitas dengan normal. Jenazah almarhum kemudian difardhukifayahkan di rumah duka Gampong Perumnas Lhok Keutapang, Kecamatan Pidie dan dimakamkan di kampung halamannya di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie. Jabatan yang pernah dijabat almarhum, yakni Kepala Dinas perhubungan, Komunikasi dan Informasi Pidie. Lalu pernah menjabat Sekretaris Badan Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Pidie, juga pernah menjabat sebagai Camat Laweung, ”sosok almarhum adalah orang yang loyal, ramah dan suka membantu, kita mendoakan semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya.”ujan Safrizal.(aya) sumber serambi
Pengumuman Bantuan Beasiswa 2017

Bupati-transparant

BUPATI PIDIE

 

PENGUMUMAN

Nomor : 422.5/1293/ 2017

Tentang

BANTUAN BEASISWA UMUM UNTUK MAHASISWA STRATA I/D IV, DAN STRATA II

MAHASISWA YANG KULIAH DALAM DAN LUAR DAERAH

KABUPATEN PIDIE TAHUN ANGGARAN 2017

  1. Pemerintah Kabupaten Pidie, Mengumumkan Pemberian Beasiswa Skripsi Dan Tesis Kepada Putra Putri Pidie Terbaik dengan melengkapi syarat-syarat sebagai berikut :

 

A.  Untuk Mahasiswa SI / D IV

  1. Permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie (sesuai contoh);
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  3. Fotocopy Kartu Keluarga yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  4. Surat Aktif Kuliah di legalisir 1 (satu) lembar;
  5. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa legalisir 1 (satu) lembar;
  6. Fotocopy SK Pembimbing (Legalisir) 1 (satu) lembar;
  7. Transkrip Nilai Asli yang ditandatangani Ketua Prodi/ Jurusan 1 (satu) lembar;
  8. Proposal Skripsi / Tugas Akhir yang telah diseminarkan dan telah ditandatangani oleh pembimbing dengan mengetahui / disahkan Dekan dan penulisan skripsi minimal 3 bab.
  9. Foto copy buku rekening Bank Aceh
  10. Semua kelengkapan berkas dari point 1 s/d 9 dimasukkan dalam Map Merah.

 

B.  Untuk Mahasiswa S2 / Spesialis / Pendidikan Profesi

  1. Permohonan yang ditujukan kepada Bupati Pidie (sesuai contoh);
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  3. Fotocopy Kartu Keluarga yang di legalisir Disdukcapil 1 (satu) lembar;
  4. Surat Aktif Kuliah dilegalisir 1 (satu) lembar;
  5. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa legalisir 1 (satu) lembar;
  6. Fotocopy SK Pembimbing (Legalisir) 1 (satu) lembar;
  7. Transkrip Nilai Asli yang ditandatangani Ketua Prodi/ Jurusan Program Profesi 1 (satu) lembar;
  8. Tesis atau nama lain sejenisnya bagi Program Spesialis I dan pendidikan Propesi yang telah di seminarkan dan telah di tandatangani oleh pembimbing I dan II dan mengetahui / di sahkan Direktur Program Pascasarjana atau Ketua Prodi / jurusan / Program Propesi yang di stempel pada lembaran pengesahan ( minimal 3 bab ).
  9. Foto copy buku rekening Bank Aceh
  10. Semua kelengkapan berkas dari point 1 s/d 9 dimasukkan dalam Map Hijau.

 

2. Bagi Mahasiswa yang sedang menerima (Beasiswa) dari Pemerintah atau Lembaga lainnya tidak dibenarkan                untuk mengajukan permohonan bantuan beasiswa daerah (Rangkap penerimaan bantuan);

3. Bagi mahasiswa yang berstatus PNS dan pihak lainnya yang pernah menerima bantuan beasiswa Pemerintah                Kabupaten Pidie pada tahun-tahun sebelumnya dalam satu ( strata ) , tidak di benarkan lagi untuk mengajukan          permohonan bantuan beasiswa di maksud,

4. Permohonan tersebut akan di seleksi oleh panitia secara berjenjang dan kepada mahasiswa yang memenuhi syarat      akan diberikan bantuan beasiswa sesuai kemampuan daerah , yang ditetapkan dalam Keputusan Bupati Pidie ;

5. Permohonan diajukan kepada Bupati Pidie C/q. Bagian Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah                 Kabupaten Pidie        mulai tanggal 04 April s/d 31 Mei 2017. pukul 09 . 00 s/d 12.00 Wib setiap hari               kerja, di luar ketentuan tersebut        tidak dilayani.

6. Demikian untuk dimaklumi dan seperlunya.

 

Sigli, 04 Maret 2017

BUPATI PIDIE

dto

H. SARJANI ABDULLAH

 

 

Peserta Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2018

Sigli. Peserta Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2018  bertempat di Op Room Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie. Tanggal 28 Februari 2017.

(lebih…)

Pemkab Pidie Serahkan Pagu Indikatif Dana Gampong Tahun 2017

PEMERINTAH Kabupaten Pidie menyerahkan pagu indikatif dana gampong kepada 730 gampong yang ada di 23 kecamatan di Pidie. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pidie H Amiruddin M Si di GOR alun alun Kota Sigli. Senin 13 Februari 2017.IMG-20170213-WA0001-660x330

H Amiruddin mengatakan, dengan terbitnya UU (undang undang) desa, terkait peraturan-peraturan pelaksanaannya menjadi sebuah harapan bagi gampong untuk bisa menentukan posisi, peran dan kewenangan untuk mewujudkan gampong yang mandiri, demokratis dan sejahtera.

“Ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan UU Desa di kabupaten Pidie, maka dari itu pemerintah kabupaten memberikan perhatian penuh serta dukungan kepada Pemerintah Gampong dalam membangun dan mewujudkan masyarakat gampong yang islami dan sejahtera,” ujarnya.

Sebelumnya tiga gampong di Kabupaten Pidie belum memperoleh dana gampong karena belum menjadi gampong definitif, dan tahun 2017 ini kata Sekda, Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pasi Beuranseh Kecamatan Batee dan Gampong Simpang Beutong Kecamatan Muara Tiga telah menjadi gampong definitif sehingga seluruh gampong di Pidie menjadi definitif dan berhak mandapatkan dana desa.

“Dana Gampong tersebut dapat digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan gampong, pelaksanaan pembangunan gampong, pemberdayaan masyarakat gampong dan pembinaan kemasyarakatan gampong,” kata Sekda.

Ia menyebutkan, total dana gampong untuk Pidie tahun ini adalah Rp 627.527.533.104. Gampong Mane di Kecamatan Mane mendapat alokasi tertinggi yaitu Rp 1.379.908.296, dan gampong alokasi terendah yaitu Gampong Raya Krueng Seumideun, Kecamatan Peukan Baro, senilai Rp 838.401.811. Sedangkan untuk gampong lainnya, rata-rata mendapatkan Rp 853 juta.

Setelah penyerahan pagu dana gampong, masyarakat diharapkan dapat segera menyusun APBG dengan berpedoman pada RKPG dan RPJMG. Dalam penyusunan APBG tahun ini, pemerintahan gampong diharapkan menggunakan Aplikasi Siskeudes, sesuai hasil MoU Menteri Dalam Negeri RI dengan Kepala BPKP RI dan himbauan KPK agar seluruh desa di Indonesia dapat memahami dan menerapkan Aplikasi Siskeudes dalam penyusunan APBG.

Sekda menjelaskan, dana desa tersebut bukan hanya dana alokasi pusat, dana ini merupakan dana dari lima sumber, yaitu Dana Desa (DD) yang dialokasi pusat dalam bentuk dana transfer ke kas daerah, Alokasi Dana Desa ADD, Pajak Daerah, bagi hasil retribusi yang diterima oleh kabupaten, dan Pendapatan Asli Gampong PAG yang bersumber langsung dari Gampong.

“Seluruh kepala dinas, badan dan kantor wajib melakukan pendampingan terhadap masyarakat gampong, secara teknis sesuai dengan tupoksi masing masing, para camat juga diharapkan dapat melakukan pembinaan dan pengawasan serta bekerja sama dengan pendamping
sesuai dengan aturan yang berlaku,” Kata Amiruddin.[]((HP)

Sekda Pidie Minta PNS Jaga Netralitas di Pilkada

SEKRETARIS Daerah Kabupaten Pidie H Amiruddin, meminta Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tetap menjaga netralitas dan menjaga situasi yang kondusif pada masa tenang hingga seluruh proses dan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) selesai seluruhnya.12

“PNS memiliki hak suara, dan pergunakanlah hak pilih saudara pada hari pencoblosan pada 15 Pebruari 2017. Jangan ada yg golput,” sebut Sekda dalam apel bersama di halaman tengah kantor Bupati Pidie. Senin 13 Februari 2017.

Apel bersama yang bertujuan memperkuat hubungan dan komunikasi pimpinan dan jajarannya menjelang pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa hari lagi ini, diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setdakab, seluruh Kepala SKPK, Para Kabag, para Camat dan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.

Sekda Amiruddin juga mengingatkan PNS untuk meningkatkan disiplin kerja guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tingkatkan kinerja dalam bertugas dengan penuh disiplin dan motivasi tinggi dalam sesuai dengan tupoksi masing-masing,” katanya.[](HP)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2017 BAG.SANTEL&PDE SETDAKAB . Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 2451.Fax 0653-21557. Email: sandi.kab_pidie@acehprov.go.id
TERWUJUDNYA MASYARAKAT PIDIE YANG ISLAMI, SEHAT, CERDAS, MAKMUR, DAMAI DAN BERMARTABAT