Seputar Pidie

Pidie raih WTP ke tiga kali

PIDIEKAB.GO. ID |Sigli – Kabupaten Pidie kembali meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan tahun 2017. Penyerahan WTP tersebut dilakukan di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh di Banda Aceh, Selas (5/6).

FB_IMG_1528429160898

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekdakab Pidie Muhammad Fadhil kepada kanalaceh.com, Rabu (6/6) mengatakan, WTP itu diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Isman Rudy kepada Bupati Pidie Roni Ahmad Alias Abusyik, Selasa (5/6).

Bahkan Kabupaten Pidie sudah tiga kali mendapatkan WTP laporan keuangan, pertama pada tahun 2015, kedua 2016 dan ketiga tahun 2017. “Kita sangat bersyukur bisa mempertahankan WTP ini,” jelasnya.

Menurut Kabag Humas, meraih WTP tentu saja tidak semudah membalikkan telapak tangan, akan tetapi harus dengan perjuangan dan pada penyusunan keuangan benar-benar bisa dilakukan dengan baik, sehingga Pidie bisa memperoleh WTP yang diharapkan.

Artinya, lanjut dia, butuh kerja sama yang baik untuk meraih hasil yang terbaik, yang jelas Pidie sudah mampu menyusun laporan keuangan lebih baik. “Saya berharap Kabupaten Pidie bisa terus mempertahankan WTP Setiap tahunnya,” harapnya. [Amir Sagita]

Sumber kanalaceh.com

Pidie Sembelih 1.962 Ekor Ternak, Kabid Peternakan | Awas Cacing Hati!

 

PIDIEKAB.GO.ID | SIGLI – Jumlah ternak yang disembelih pada meugang menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H di Pidie berjumlah 1.962 ekor.

Jumlah ternak yang disembelih itu tersebar di sebelas kecamatan di Pidie.

Yakni, Kota Sigli, Padang Tiji, Muara Tiga, Mutiara, Grong-grong, Kembang Tanjong, Sakti, Indrajaya, Tangse, Glumpang Tiga dan Pidie.

“Kita imbau kepada masyarakat, agar tidak membeli hati lembu dan kerbau yang diserang cacing hati karena tidak nyaman dikonsumsi,” tukas Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Ishak Ibrahim, kepada masyarakat, Senin (14/5/2018).

199814

Ia menambahkan, ciri-ciri secara fisik hati lembu dan kerbau diserang cacing hati. Di mana hampir semua bagian hati telah mengalami perubahan, tidak normal.

“Di dalam hati tersebut lebih banyak pasir dan lendir. Kalau dibelah dari lorong-lorong dan jika dipencet keluar cacing banyak sekali,” sebutnya.

Untuk itu, kata Ishak, jika warga menemukan hati telah diserang cacing hati, agar tidak mengkonsumsi karena akan menimbulkan penyakit.

Lanjutnya, pihak dinas juga akan menurunkan petugas untuk memantau kerbau dan lembu yang disembelih pada meugang. Sehingga ternak yang disembelih itu benar-benar sehat.

Ia menyebutkan, dari 1.962 ternak yang disembelih, tercatat 1.106 kerbau dan 856 ekor lembu.

 

sumber serambi

Hadiri wisuda MUQ, Abusyik | serahkan bonus MTQ Aceh 2017

IMG_20180512_185411
PIDIEKAB.GO.ID | Pidie –  Roni Ahmad ( Abusyik ) Bupati Piidie sedang menyampaikan Kata2 Sambutan pada acara Wisuda Akbar Ke – II Santriwan / ti Madrasah Ulumul Qur’an Kab. Pidie Tahun 2018 .
Sabtu , 12/05/18 di Gedung Meusapat Ureung Pidie.
Sekaligus Penyerahan Bonus MTQ Aceh Ke -33 Tahun 2017 di Aceh Timur , dengan rincian sbb ;
Para Juara Pertama, Kedua dan Ketiga
1. Juara Pertama 6 orqng
Bonus Umrah Rp. 25 Juta/ Perorang
2. Juara Kedua 4 Orang
Bonus Rp. 15 Juta
3. Juara Ketiga 6 orang
Bonus Rp. 10 Juta
FB_IMG_1526126085903

Juara Harapan Pertama, Kedua dan Ketiga
1. Juara Harapan Pertama
Bonus Rp. 5 Juta
2. Juara Harapan Kedua
Bonus Rp. 4 Juta
3. Juara Harapan Ketiga
Bonus Rp. 3 Juta

Dan untuk Para Non Juara juga mendapat Bonus sebanyak 1 Juta / Perorang
Dan para Panitia masing2 mendaoat 1 juta/ Perorang.
dan Offcial juga mendapat Bonus 2 juta / Perorang
FB_IMG_1526126098117

T. Sabirin , SH,MM mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pidie , atas pemberian Bonus untuk Para Kafilah MTQ Kabuoaten Pidie sehingga Kafilah MTQ Kabuoaten menjadi bertambah semangat yang telah mengharum nama baik kabupaten pidie dengan peringkat ke -5 pada ajang MTQ Tingkat Provinsi tahun.2017 di Aceh Timur. Atas dukungan Pemerintahan Kabupaten Pidie untuk MTQ ke -34 tahun 2019 di tetapkan sebagai Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi. Mohon doa dan dukungan.semua pihak.semoga sukses dan berhasil.

FB_IMG_1526126090258

Sumber iswadi

Jelang Ramadhan, BI Bersama Bupati Pidie Tinjau Pasar

FB_IMG_1524373793738

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis bersama Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik), meninjau transaksi jual beli di Pasar Pante Teungoh, Sigli, Pidie, Kamis 19 April 2018.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengunjungi dan memetakan kesiapan para pedagang pasar menjelang bulan Ramadhan. Ikut serta dalam kegiatan tersebut, pimpinan Bank Aceh Cabang Sigli, Fakhri, Asisten II Setdakab Pidie Drs. H. Maddan M.Si dan unsur SKPK dilingkungan Pemkab Pidie.

Kepala BI Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis Kamis usai meninjau pasar Pante Teungoh mengatakan, peninjauan itu untuk mengindentifikasi pokok persoalan menyangkut pasokan barang yang dijual di pasar. Misalnya, apakah barang tersebut berasal dari Pidie, luar Pidie, atau bahkan dari luar Aceh.

“Sebab, pasokan barang jika tak sesuai dengan permintaan konsumen, maka dengan sendirinya akan menyebabkan harga akan terus naik sehingga memicu angka inflasi. Menjelang Ramadhan kami terus berupayan meminimalisirnya,” kata Zainal.

Selain itu, peninjauan secara langsung ini guna mengantisipasi segala lonjakan harga pasar sehingga pemerintah dapat terbantu dengan sendirinya oleh pihak BI selaku bank non-provit dalam mendukung mengedalikan inflasi.

Karenanya, untuk menunjang stabilitas perekonomian patut diperlukan kerja antar kabupatan saat pasokan barang minim agar tidak masuk dari luar daerah serta patut mempersiapakan petani lokal yang memmpuyai animo tinggi dalam menghasilkan produk sembako yang menjadi permintaan pasar.

Sementara itu, Abusyik selaku Bupati Pidie berharap agar pihak Bank Indonesia agar bisa membantu dan membina para pelaku usaha agar adanya peningkatan ekonomi bagi masyarakat.

“Kiranya BI memberi support kepada perbankan agar terus melakukan pembinaan dan peningkatan usaha masyarakat dalam segala aspek, baik pengetahuan dan pendampingan,” tutup Abusyik.

sumber klikkabar.com

Foto budi adc

Abusyik Serahkan 40 Unit Rumah Bantuan Korban Penggusuran, 84 KK Lagi Sedang Diupayakan

rumah-warga-blok-sawah_20180410_183105

Bupati Pidie, Roni Ahmad atau lebih kerap disapa Abusyik, Selasa (10/4/2018) petang menyerahkan sebanyak 40 unit rumah bantuan untuk korban penggusuran pembangunan masjid di Gampong Blok Sawah, Kecamatan Sigli, Pidie.

Penyerahan bantuan rumah ini sempat molor selama empat bulan  terakhir dikarenakan proses pengundian penerima pada awal lebih tepat sasaran dari 124 penerima.

Selain itu juga belum rampungnya fasilitas pendukung seperti fasilitas air bersih dan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK).

“Saya beharap bagi 40 Kepala Keluarga (KK) yang menerima bantuan awal dari ini agar agar digunakan dengan baik semoga  bermanfaat bagi  pemilik rumah. Saya juga berpesan agar rumah yang ditempati nanti membawa berkah, banyaklah beribadah didalamnya sehingga mendatangkan berkah,” harap Abusyik kepada Serambinews.com, Selasa (10/4/2018) usai penyerahan kunci rumah.

Rumah layak huni ini dibangun dengan Dana APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR).

Untuk tahap pertama ini telah dibangun 40 unit, sedangkan untuk tahap berikutnya 84 lagi sedang di upayakan secara bertahap.

Karenanya, kepada masyarakat Gampong Blok Sawah yang belum mendapatkan bantuan rumah layak huni pada tahap ini senantiasa bersabar seraya menunggu proses pembangunan tahap berikutnya.

Sementara Keuchik Gampong Blok Sawah, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, Rizal Rasyidin SPd kepada Serambinews.com, Selasa (10/4/2018) mengatakan, penyerahan rumah bantuan bagi warga setelah dilakukan pengundian rumah pada pertengahan  Januari lalu. Sasaran fokus penerima yang pertama, yaitu janda miskin dan wanita sebatang kara.

“Dari 71 warga yang diundi maka yang berhak menerima pada tahap awal ini adalah untuk 40 penerima yang benar-benar memiliki strata sosial sangat miskin,” jelasnya.

Sementara sisanya, 84 unit pembangunan rumah telah diusulkan oleh pemerintah kabupaten dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) ke pusat untuk dapat ditindaklanjuti pembangunan berikutnya.(*)

Sumber serambi

Abusyik Serap Aspirasi Untuk Program 2019

 

IMG_20180409_222417
PIDIEKAB.GO.ID |Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik turun ke sejumlah kecamatan di Pidie untuk melakukan pemetaan program tahun 2019. “Tadi kita sudah turun kelapangan untuk melakukan pemetaan langsung serta melihat kebutuhan masyarakata.” sebut Abusyik Senin (9/4/2018). Kunjungan yang di lakukan Abusyik tadi yakni, di kecamatan Delima yaitu kemukiman Beuah dan Kampoeng Aree, Kecamatan Batee dan Mila. Adapun yang dilakukan ke daerah tadi yaitu melihat jalan, jembatan dan irigasi. “Daerah yang telah kita kunjungi tadi dan yang akan di kunjungi selanjutnya adalah skala prioritas untuk tahun 2019.” sebut Abusyik.

Dalam kunjungan itu Abusyik di dampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Pidie M. Adam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muhammad Nazar. ST, Kadis Pertanian Ainal Mardiah, Kadis Perkim, Zulkifli, unsur muspika dan sejumlah tokoh masyarakat. “Alhamdulillah kita sudah mendengar dan mewawancara masyarakat, lalu kita lihat langsung apa yang mereka butuhkan,seperti jalan, jembatan dan irigasi, mudah-mudahan tahun 2019 akan terwujud.” ujar Abusyik.

Menurut Abusyik dalam membangun daerah, Pidie mengusung slogan Pidie Meusigrak yang memiliki makna terjalinnya sinergisitas tiga aktor pembangunan yaitu pemerintah, masyarakat sipil, dan dunia usaha yang terlibat aktif dalam menyukseskan visi pembangunan.

Foto: adc Bupati
Acehaktual

Bupati dan Wabup terima  kunjungan peserta Rotari Peace Center

FB_IMG_1522222729070

PIDIEKAB.GO.ID | peserta Rotari Peace Center Chulalongkok Univercity Bangkok-Thailand. Ada 19 negara bergabung dalam acara ini diantaranya Nepal, India, Cameron, Amerika Serikat, Canada, Thailand, Burma dan Afganistan . di pendopo Pidie.

FB_IMG_1522222720107

 

Serahkan Pagu Indikatif Dana Desa Tahun 2018, Abusyik Titip Pesan Ke Keuchik

FB_IMG_1522132656127

PIDIEKAB.GO.ID | Pemerintah Kabupaten Pidie secara resmi membuka acara sosialisasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa beserta aturan turunannya, pada kesempatan tersebut Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) juga menyerahkan pagu indikatif dana desa (Gampong) kepada 730 gampong yang ada di 23 kecamatan dalam Kabupaten Pidie. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Alun-Alun Kota Sigli. Senin 26 Maret 2018.

Dalam sambutannya Bupati Pidie mengatakan, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) secara efektif telah memasuki tahun ke empat. Dimana berdasarkan Undang-Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, setiap gampong diberikan kewenangan dan juga keuangan untuk mengatur dan mengurus gampongnya menuju gampong yang maju, mandiri dan sejahtera.

“Dengan sumber pandapatan yang luas, mulai dari Pendapatan Asli Gampong (PAG), dana transfer, bantuan keuangan pemerintah dan sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat, pemerintah gampong dapat menggunakan sumber-sumber keuangan tersebut untuk menjawab berbagai persoalan dan permasalahan di tingkat gampong,” ungkap Bupati.

Adapun total alokasi anggaran Dana Desa Tahun 2018 untuk Kabupaten Pidie tahun 2018 sebesar Rp. 582.667.212.846. Total dana tersebut yang mencapai seperempat APBK Kabupaten Pidie.

“Tahun ini Gampong Mane yang tertinggi mendapatakan alokasinya, yaitu sebanyak 2 Milyar lebih dan yang terendah adalah Gampong Raya Krueng Seumideun yaitu sekitar 740 juta lebih. Rata-rata dana setiap gampong pada tahun ini sekitar Rp. 798.174.264,” rincinya.

Bupati Pidie mengingatkan, memasuki tahun keempat ini, pelaksanaan APBG harus semakin baik dan lebih baik dalam pemanfaatannya.

“APBG harus mampu menjawab berbagai persoalan tingkat gampong sesuai dengan kewenangan gampong. Benahi gampong dengan membangun fisik dan sarana prasarana yang dibutuhkan, bangun rumah-rumah sehat sederhana dan rumah dhuafa, tata kembali lingkungannya, berdayakan sumber daya masyarakat dengan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan. Ini yang lebih di prioritaskan,” tegasnya.

Ia menambahkan, para aparatur Gampong untuk dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan dana gampong. RPJM Gampong harus diselaraskan dengan RPJM Kabupaten. Sehingga seluruh elemen dapat membangun Pidie Meusigrak.

“Libatkan para pihak di gampong, para tokoh, pemuda, perempuan, masyarakat miskin dan lainnya. Rangkul mereka untuk merumuskan APBG. Gali semua potensi di gampong untuk menjawab segala persoalan yang ada di gampong masing-masing. Qanunkan APBG sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, jika aturan diikuti maka tujuan akan tercapai, sehingga akan tercapai kesejahteraan masyarakat yang dicita-citakan,” tutup Abusyik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Pidie, para Staf Ahli Bupati Pidie, para Camat dalam Kabupaten Pidie, para Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA P3MD) Kabupaten Pidie, para Imum Mukim, para Keuchik dan Ketua Tuha Peut seluruh Gampong dalam Kabupaten Pidie.[](HP)

Foto : Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) Menyerahkan Secara Simbolis Pagu Indikatif Dana Desa Kepada 730 Gampong Di 23 Kecamatan Dalam Kabupaten Pidie. Senin 26 Maret 2018.

Sumber |http://humasprotokol.pidiekab.go.id/serahkan-pagu-indikatif-dana-desa-tahun-2018-abusyik-titip-pesan-ke-keuchik/

TOT ANTI NARKOBA IKAN PIDIE

PIDIEKAB.GO.ID | Sebagai wujud keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman bahaya Narkoba, DPD Ikatan Keluarga Anti Narkoba (Ikan) mengajak masyarakat Pidie untuk brantas predaran Narkoba di Kabupaten Pidie. “Dekati Agama Jauhi Narkoba”.

IMG-20180323-WA0003 IMG-20180323-WA0005

“Setiap Tahun diperingati sebagai Hari Ikatan Keluarga Anti Narkoba. Sebuah peringatan yang penting untuk menyadarkan manusia sedunia untuk membangun solidaritas bangsa dan negara kita, untuk bersama-sama mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, “ungkap Ketua DPD Ikatan Keluarga Anti Narkoba di Kabupaten Pidie, Kamis (22/3/2018).

Kedatangan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud,ST untuk memberi penyambutan apresiasi atas lahirnya Ikatan Keluarga Anti Narkoba (IKAN), sebagai salah satu lembaga yang peduli terhadap bahaya narkoba, dan menurutnya, sampai detik ini, berdasarkan pantauan Organisasi Masyarakat (Ormas) diseluruh Nanggroe Aceh Darussalam dan kemudian khususnya di Kabupaten Pidie, bahwa Penyalahgunaan Narkoba belum ada penurunan yang nampak atau terlihat.

“Hal tersebutlah membikin gerah bagi kami dalam rangka upaya pencegahan dan peredaran gelap penyalahgunaan Narkoba.” bebernya.

Berdasarkan hal diatas, bahwa hasil pengamatan kurangnya kekompakan, kebersamaan serta komunikasi antar sesama lembaga disuatu daerah dimana tempat kita berada diantaranya, Pemerintah Daerah (Pemda), Penegak Hukum (Gakkum), Tokoh Masyarakat (Toma), Tokoh Agama (Toga) dan Ormas.

DPD Ikatan Keluarga Anti Narkoba (Ikan), mempunyai harapan besar jika para lembaga ini bersatu dengan berkomitmen dan membuat suatu perjanjian baik secara lisan maupun secara tertulis dengan Satukan Niat yang sama, Satukan Tekat yang sama, Satukan Prinsif yang sama, Satukan Tujuan yang sama dan Satukan Visi dan Misi yang sama.

“Dalam upaya pemberantasan Peredaran Gelap dan penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika (Narkoba), yang dapat mengancam dan menghancurkan generasi dan putra putri terbaik di daerah kita masing-masing, ” Ulasnya.

Oleh sebab itu, diantara lembaga disuatu daerah harus melaksanakan dan menjalin Kerjasama dan Kebersamaan, sehingga bisa tercermin dari suatu kenyataan bersatu kita kuat, bercerai kita hancur.

Maka dengan pernyataan bersama nantinya Ikatan Keluarga Anti Narkoba Optimis Peredaran Gelap dan Penyalahgunaan Narkotika akan berkurang dengan sendirinya.

” Semoga dengan niat yang ikhlas dan tulus dalam pengabdian bangsa, maka akan memetik hasil yang memuaskan untuk masa sekarang dan masa yang akan datang.” (TEAM PDE)

Bupati Pidie Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Di Kejari Pidie

29468249_2099769290040082_8275238335312560128_n

PIDIEKAB.GO.ID | BUPATI Pidie Roni Ahmad (Abusyik) menghadiri pemusnahan sejumlah barang bukti senjata api dan narkotika yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie di lapangan upacara kantor setempat. Selasa 20 Maret 2018.

Diketahui, barang bukti yang dimusnahkan setelah berkekuatan hukum tetap berupa dua pucuk senjata api (Senpi) laras panjang jenis AK 56 dan AK 102 beserta megazen dan ratusan butir peluru. Selain senpi, pihak Kejari Pidie juga memusnahkan barang bukti jenis ganja seberat 3,97 kilogram dan seberat 169,32 gram jenis sabu.

Kepala Kejari Pidie Efendi, SH., MH mengatakan, dua pucuk senpi yang dimusnahkan merupakan barang bukti kejahatan kriminal pada Pilkada 2017 lalu.

“Pemusnahan barang bukti tersebut kami lakukan setelah mendapatkan putusan incrach dari pengadilan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Dandim 0102/Pidie Letkol Arh Donny Indiawan, SIP. Kapolsek Pidie Iptu Chairil Ansar, S.Sos mewakili Kapolres Pidie, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Pidie Safrizal, S.STP., Mec.Dev serta jajaran pemerintahan lainnya.[](HP)

sumber bagian humas

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2018 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN