Lambang Daerah

logo-bagus

KETERANGAN LAMBANG DAERAH KABUPATEN

DAERAH TINGKAT II PIDIE

 Lambang Dearah , berbentuk segi lima yang melambangkan bentuk khas romoh Aceh serta berisi lukisan – lukisan dalam bentuk , warna serta ukuran perbandingan , seperti terlukis ini.

Lambang Daerah , Mengandung 5 ( lima) unsur Perlambangan yaitu :

  1. Keadilan, yang dilambang denganlukisan dancing;
  2. Kerukunan,yang dilambangkan dengan lukisan Mesjid;
  3. Kepahlawanan, yang dilambangkan dengan lukisan rencong terhunus;
  4. Persatuan, yang dilambangkan dengan lukisan rantai;
  5. Kemakmuran, yang dilambangkan dengan lukisan padie
  • Lambang Daerah tersusun sebagai berikut :
  1. Di dalam segi lima yang berbentukkhas Rumoh Aceh terletak perisai didalam suatu wadah( bejadah )dari dua tangkai padi;
  2. Kedua Pangkal padi diikat pada pangkalnyadenagn pita kuning yang terletak diatas pita merah, dengan tulisan “ PIDIE” .
  • Bentuk segi lima juga mengandung arti bahwa Kabupaten DaerahTingkat II Pidie adalah salah satu KabupatenDalam Wilayah Negara Keasatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila Dan Undang-Undang Dasar 1945 ;
  • Bentuk perisai yang bersegi lima mengandung arti bahwa rakyat Kabupaten Pidie, tetap mempertahankan Pancasila serta bercita-cita untuk mencapai kesejahteraan lahir batin, berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945;
  • Bentuk pita dengan tulisan “ PIDIE ” dan buhul ikatan dua tangkai padi dengan pita kuning, mengandung arti bahwa Rakyat Kabupaten Pidie, tetap bersatu dan beruasaha dengan semangat gotong royong untuk meningkatkantaraf hidup dan melenyabkan kemiskinan, melalui usaha dalam bidang pertanian.

 

  • Makna yang terkandung dalam warna- warna LambangDaerah :
  1. Warna dasar lambang Daerah ialahHijau lumut yang mengandung makna bahwaKabupaten Daerah Tingkat II Pidie adalah Daerah subur ;
  2. Warna putih pada segi lima, tepi perisai dan tulisan pidie mengandung makna ;
  3. Warna kuning pada dua tangkai padi, rantai dan pita berarti kemegahan ;
  4. Warna merah putih pada perisai mengandung arti “ BERANI KARENA SUCI( BENAR )
  5. Warna hitam pada mesjid,dancing dan gagang Rencong adalah tanda ketahanan dan kesabaran ;
  6. ( Point 1 s/d 7e adalah Persda Kab. Dati li Pidie No.6 Tahun 1982 ).

 


Semboyan atau Motto Lambang

“ PANGULEE BUET IBADAT – PANGULEE HAREUKAT MEUGOE “

yang bermakna “ semulia-muliapekerjaan ialah ibadat – semulia-mulia mata pencaharian ialah bertani “. mengandung pengertian bahwa Rakyat Kabupaten Pidie Bercita-cita dan bertekat bulat untuk mengamalkan dan mewujudkan pelaksanaan semua unsur agama( Islam) dalam masyarakat serta berusah sekuat tenaga untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat , melalui bidang pertaniandalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang Berdasar Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 ( Perda Kab. Dati II Pidie No. 8 Tahun 1984).

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2017 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN