Slideshow

Abusyik Pantau Vaksinasi Covid-19 di Pidie

PIDIEKAB.GO.ID | Bupati Pidie, Roni Ahmad SE (Abusyik) didampingi Sekda, Idhami, S.Sos, M.Si, memantau pelaksanaan Vaksinasi serentak Covid-19 di Kabupaten Pidie, di Rumah Sakit Umum Tgk. Chik Ditiro Sigli, dan Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii Beureunuen, Rabu (10/2/2021).

Begitu tiba di Rumah Sakit Umum Tgk. Chik Ditiro Sigli, Abusyik langsung melakukan pengecekan setiap tahapan dan ruangan pelaksanaan Vaksinasi.

Selanjutnya Abusyik bergerak menuju Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii Beureunuen, untuk memantau proses Vaksinasi di tempat tersebut.

Turut serta dalam pemantauan tersebut Kapolres Pidie, Dandim Pidie, para Asisten, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pidie, serta Kepala SKPK terkait lainnya.

Sebelumnya Abusyik sendiri sudah melakukan screening kesehatan dalam rangka persiapan penyuntikan Vaksin Covid-19 untuk dirinya, tetapi hingga saat ini Abusyik belum bisa divaksin karena tidak lolos screening kesehatan tersebut.

Demikian halnya dengan Sekda Pidie, Idhami, juga mengalami hal serupa, belum bisa divaksin karena tidak lolos screening kesehatan.

“Insyaallah Saya akan segera divaksin setelah dokter membolehkan secara medis,” jelas Abusyik.

Untuk diketahui, dalam proses vaksinasi yang dilakukan oleh petugas vaksinator, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, yaitu pendaftaran dan registrasi, dilanjutkan proses screening kesehatan, analisa fisik dan pengecekan tekanan darah, selanjutnya penerimaan penyuntikan vaksinasi Covid-19, selanjutnya menuju ruang tunggu untuk pemantauan pasca vaksinasi, tahap terakhir menerima surat tanda vaksinasi dari petugas.

Sebelumnya Bupati Pidie, Roni Ahmad SE menjelaskan, pencanangan vaksinasi ini dilakukan setelah mendapatkan izin penggunaan dari badan POM yang dikeluarkan tanggal 11 Januari 2021 dan juga telah dikeluarkan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 tahun 2021 tentang produk vaksin covid-19 dari sinovac yang menyatakan hukumnya suci dan halal.

Abusyik berharap semoga tidak ada kendala dalam melaksanakan proses vaksinasi tersebut.

Sumber : Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab. Pidie

BERITA TERKAIT

Hosted by e-Padi.com
Back to top button
Close