Slideshow

Tingkatkan Produksi Kopi dan Kakao, Pemkab Pidie Teken MoU Dengan ICCRI di Jawa Timur

peningkatan-kopi-dan-kakao-di-pidie

PIDIEKAB.GO.ID | SIGLI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie menjalin kerjasama dengan Indonesia Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) Indonesia, di bidang kopi dan kakao.

Penandatangan MoU kerja sama tersebut dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadhlullah TM Daud ST dengan Direktur ICCRI Indonesia, Dr Agung Wahyu Susilo SP MP, di Jember, Jawa Timur, Sabtu (4/5/2019).

“Pemkab menggandeng ICCRI dalam penanganan kopi dan kakao, sebagai upaya untuk meningkatkan produksi kopi dan kakao di Pidie,” kata Wabup Pidie, Fadlullah TM Daud kepada Serambinews.com, Sabtu (4/5/2019).

Dijelaskan, dengan dilakukan kerjasama dua komoditi tersebut sehingga mampu meningkatkan pendapatan bagi masyarakat.

Saat ini, kata Fadlullah, luas lahan kopi di Pidie 9.903 hektare, yang tersebar di Tangse, Mane dan Geumpang.

Sementara luas lahan kakao 10.473 hektare yang tersebar di Kecamatan Geumpang, Mane, Tangse, Padang Tiji, Glumpang Tiga, Mila, Tiro, Titeu, Keumala dan Muara Tiga.

“Awal Juni 2019, tim dari ICCRI akan turun ke Tangse, Mane dan Geumpang, guna dilakukan base line, agar ke depan produksi kopi dan kakao lebih meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini produksi hasil kopi di tiga kecamatan tersebut tidak maksimal.

Petani kopi mampu menghasilkan panen 300 hingga 600 kilogram per hektare.

Seharusnya, kata Fadlullah, petani satu kali panen mampu mengasilkan kopi 1,2 ton per hektare.

“Mudah-mudahan dua komoditi ini bisa menjadi komoditi andalan di Pidie, setelah dilakukan kerjasama,” ujar Wabup Pidie.

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani

BERITA TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hosted by e-Padi.com
Back to top button
Close