Korban Kebakaran di Pidie Terima Bantuan

Senin, 18 Juni 2018 / 4 Syawal 1439 Belum ada komentar

FB_IMG_1527978894557

PIDIEKAB.GO.ID |Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Aceh ( BPBA) menyalurkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran puluhan rumah dan kios dalam Kompleks Pasar Kota Sigli tepatnya di Gampong Keuramat Dalam, Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu  malam 2 Juni 2018.

FB_IMG_1527978902178

Peristiwa nahas yang diakibatkan oleh ledakan mercon dan tabung gas tersebut terjadi sekira pukul 21.00 WIB Jumat 1 Juni 2018 saat warga setempat sedang larut melaksanakan ibadah salat insya, tarawih serta peringatan malam Nuzulul Quran.

Akibatnya kebakaran tersebut, 16 unit rumah terbakar dengan katagori, 2 unit rusak sedang dan 14 unit rusak berat. Kemudian 3 unit kios terbakar dengan katagori rusak berat, 4 unit ruko terbakar dengan katagori rusak berat dan sebanyak 47 jiwa atau 11 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, SE., MM, bersama Kepala Pelaksana BPBA yang diwakili oleh Kepala Gudang Peralatan dan Logistik, Nikmat Sempurna, Kepala Seksi (Kasi) Perlindunga Sosial dan Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinas Sosial Aceh, Yayan Rahmat dan Kepala Tagana Aceh, Tarmizi, mengantarkan bantuan tersebut yang diterima langsung oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik dan Wakilnya Fadlullah.

Sebelum menyerahkan bantuan, rombongan Pemerintah Aceh sempat dijamu di Rumah Dinas Wakil Bupati Pidie.

Penyerahan itu berlangsung di Meunasah Kota Sigli, Kelurahan Keramat Dalam yang dihadiri oleh masyarakat korban kebakaran dan disaksikan oleh ratusan masyarakat sekitar.

FB_IMG_1527962771922

Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, dalam sambutannya mengatakan bahwa musibah yang menimpa warga Gampong Keramat dalam adalah ujian dan kehendak dari Allah.

“Untuk itu kami atas perintah Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh bersama BPBA membawa sandang dan pangan untuk para masyarakat korban kebakaran, “katanya.

Dalam kesempatan itu, Alhudri juga meminta izin kepada Abusyik agar Tagana tetap harus membuka dapur umum selama masa panik.

“Mudah-mudahan kita juga bisa membantu bahan bangunan rumah (BRR) yang nantinya akan kita sampaikan ke Gubernur Aceh, yang penting kita harus sabar dan bantuan ini juga diwajibkan untuk tepat sasaran. Kami juga menyampaikan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada para korban kebakaran, “katanya.

Sementara itu di hadapan masarakat korban kebakaran, Abusyik, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas bantuan Pemerintah Aceh tersebut.

“Terimakasih kepada Pemerintah Aceh yang telah memberikan perhatian terhadap masarakat yang terkena musibah, maka harapan saya jangan gara-gara bantuan ini membuat kita ribut dan marah kepada saya karena semua yang berhak pasti akan mendapatkannya,” ujarnya.

Untuk mencegah terjadinya keributan tersebut, Abusyik menegaskan bahwa semua perangkat gampong harus terlibat dalam menyalurkan bantuan tersebut ke masyarakat korban kebakaran.

“Perangkat desa harus membuat aturan sehingga nanti jika salah salah semua tidak. Sebelum ada aturan belum boleh dibagikan,” tegasnya.

Sebab, katanya, bantuan ini tidaklah seberapa tapi menjadi langkah awal tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat korban kebakaran di Gampong Keuramat Dalam.

“Kami dari pemerintah Pidie juga punya tanggung jawab terhadap masyarakat korban kebakaran. Musibah kemarin adalah kehendak Allah dan dari kemarin saya sangat mewanti-wanti agar tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sumber klikkabar.com

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2018 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN