Cuprok Pidie Di Ambang Punah News September 7, 2016 462 0

Minggu, 8 Desember 2019 / 10 Rabiul Akhir 1441 Belum ada komentar

Nanggroepidie.com, Sigli – Cuprok (Gerabah) adalah salah satu kerajinan tangan manusia sejak zaman purbakala, gerabah sering dipergunakan untuk melengkapi perlengkapan rumah tangga sejak dulu, tapi kini gerabah nyaris punah dimakan zaman yang semakin maju. Tim Cerita Pidie, menyambangi Gampong Klibet, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh, yang menjadi salah satu desa penghasil gerabah di Kabupaten lumbung padi Aceh tersebut, selain disitu Gampong Reubee, Kecamatan Delima, juga masih memiliki pengarajin gerabah.img_8877-750x375Namun sayangnya, pengrajin gerabah juga dikikis oleh zaman yang semakin maju, selain banyak yang mundur dari usaha tersebut, minat masyarakat untuk belajar membuat gerabah juga seirama dengan batas umur gerabah tersebut yang diduga tak lama lagi. Bagaimana bisa, jangankan untuk mengembangkan usaha tersebut, nilai gerabah yang merosot terus ke angka terendah dan permintaan pasar yang menurun drastis, membuat para pengrajin gerabah mundur satu persatu. Tercatat hanya tersisa lima pengusaha gerabah yang masih tersisa di Klibeut dan Delima, mereka juga tidak menurunkan lagi ilmunya kepada anak-anak mereka, warga juga enggan untuk mempelajari seni garabah yang diklaim merupakan salah satu seni peninggalan zaman purbakala. (redaksi@ceritapidie)pices1

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2019 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN