Kupiah Meukutop Peninggalan Raja dan Bangsawan Aceh

Rabu, 25 April 2018 / 9 Syaaban 1439 Belum ada komentar

Melihat warnanya saja sudah tak asing lagi dan enjadi ciri khas daerah paling ujung barat Indonesia. setiap diselenggarakannya vestival dan hari kebesaran daerah, kupiah (topi) khas  Aceh yang terkenal ini karena dipakai oleh dua pahlawan Nasional Indonesia, yaitu Teuku Umar dan Panglima Polem adalah lambang pakaian kebesaran Aceh, orang orang menyebutnya Kupiah Meukutop.C360_2016-05-31-11-52-54-211

Dari mana asal usul nama tersebut tidak ada referensi resmi, namun kopiah  ini hanya diproduksi di Kabupaten Pidie yaitu di Gampong Tungkop, Kecamatan Indrajaya, dimana satu satunya daerah yang paling terkenal penghasil kerajinan tangan  yang mendistribusikan  kupiah tersebut keseluruh Indonesia. ada yang mengatakan asal usulnya bernama Kupiah Tungkop, hal itu karena penutup kepala khas Aceh tersebut diambil dari nama Gampong Pengrajin atau pembuat kupiah tersebut yaitu Tungkop.

Seiring perkembangan waktu, namanya pun berubah menjadi Kupiah Meukutop, tidak diketahui dengan jelas, siapa dan mengapa nama tersebut melekat ditopi atau kopiah kebanggaan rakyat aceh ini. tapi perlu diketahui Kupiah Tungkop atau Meukutop adalah kupiah yang dipakai oleh ulama (Raja) dan para bangsawan Aceh sejak dahulu kala. C360_2016-05-31-11-53-14-415C360_2016-05-31-11-53-24-194C360_2016-05-31-11-53-33-715C360_2016-05-31-11-59-49-262C360_2016-05-31-11-52-54-211 Pidie Buletin. Edisi XVII Tahun 2016.

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2018 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN