TPID Aceh lakukan Hight level Meeting di Pidie

Jumat, 22 November 2019 / 24 Rabiul Awal 1441 Belum ada komentar

TIM pengendali inflasi daerah (TPID) Aceh melakuan hight level meeting triwulan I tahun 2016 di Kabupaten Pidie. Pertemuan tersebut digelar di Oproom Kantor Bupati Pidie. Rabu 16 Maret 2016. Dihadiri seluruh TPID di Aceh, Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Aceh, Kepala perwakilan Bank Indonesia Ahmad Farid, Wakil Bupati Pidie, M.Iriwan, SE, Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIK, MH, Wakil Ketua DPRK Pidie, Usman.IMG-20160316-02277-660x330

Wakil Bupati Pidie dalam sambutannya mengatakan inflasi merupakan sebuah “penyakit” yang harus dapat ditangani secara bersama, Inflasi merupakan terjadinya peningkatan harga secara umum dan terus menerus. Pengendalian inflasi terutama di daerah haruslah dengan sebuah komitmen yang kuat dari kita sekalian.

Ia mengatakan, saya memiliki sebuah mimpi untuk mewujudkan kedaulatan pangan sebagai filter terjadinya inflasi di daerah khususnya Pidie. Jika kita mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tidak bergantung pada daerah lain. Maka dengan sendirinya kita dapat menentukan kebijakan pangan secara mandiri.

“Hal ini dilakukan dengan upaya, mencukupi kebutuhan air bagi para petani, menjamin ketersediaan bibit dan pupuk serta menjamin persoalan harga,” ujarnya.

Pertanian telah menjadi andalan bagi setiap daerah di Aceh kata Iriawan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, menjadi tugas kita saat ini mengendalikan daya jual dan daya beli masyarakat dengan menjamin ketersediaan sarana penunjang pertanian yang mampu dinikmati oleh para petani.

Pada kesempatan tersebut, ia mengajak untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat mengenai dampak inflasi, dan memberikan pembelajaran positif bagi masyarakat, karena tanpa dukungan masyarakat, maka sehebat apapun pengendalian yang dilakukan tidak akan bermakna.

Selain itu Sekretaris Daerah Aceh Drs. Dermawan. MM yang diwakili Kepala Biro Perekonomian Provinsi Aceh Raudhi mengatakan, TPID harus bekerja keras memantau kondisi lapangan, untuk kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan stekholder lainnya guna mengantisipasi agar tidak terjadi inflasi yang di luar kendali.

Dikatakan, tahun 2015 kita boleh sedikit lega sebab inflasi di Aceh bisa disebut relatif rendah dengan laju inflasi tahunan (year on year) Aceh hanya 1,53 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,35 persen.

Kondisi tersebut membuktikan bahwa upaya pemerintah mengawal inflasi cukup berhasil. “Kita berharap pengawalan itu dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga kenaikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali,”katanya.

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
Copyright © 2019 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN