Ganti Rugi Lahan Pembangunan Waduk Rukoh Mulai Dibayar

Selasa, 22 Agustus 2017 / 29 Dzulqaidah 1438 Belum ada komentar

PEMBANGUNAN Waduk Rukoh Tiro mulai direalisasikan dengan pembebasan lahan, pembayaran biaya ganti rugi kepada masyarakat yang lahannya masuk dalam areal pembangunan waduk dibayar secara bertahap. Pembangunan Waduk Rukoh Tiro membutuhkan lahan seluas 1.150 hektar.

uang-660x330

Untuk tahap pertama ganti rugi pembebasan lahan dibayar secara simbolis dilakukan oleh Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah bersama dengan Gubernur Aceh yang di wakili Asisten Pemerintahan Aceh, Muzakkar, sebesar Rp 17 milyar lebih yang bersumber anggaran dari APBA untuk lahan seluas 40,8 hektar kepada 50 orang pemilik lahan di Oproom Kantar Bupati. Senin, 30 November 2016.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah mengatakan, pertanian adalah prioritas utama pembangunan Kabupaten Pidie, dengan luas lahan pertanian yang dimiliki hampir 44 ribu hektar dengan hasil produksi 210 ribu Ton gabah per tahun menjadi modal utama membangun Pidie

Dia meyakini, jika Bendungan atau Waduk Rukoh-Tiro dapat direalisasi maka akan mampu menjawab permasalahan kebutuhan air untuk mengairi hampir 20 ribu hektar lahan pertanian yang berada di 13 Kecamatan dalam Kabupaten Pidie.

Untuk pelaksanaan pembangunan Bendungan Rukoh ini kata Sarjani, membutuhkan lahan yang sangat luas, melalui kesempatan tersebut ia mengajak masyarakat untuk terus saling membantu dan saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan lanjutan pengadaan tanah kedepannya, hingga semua tahapan pembangunan waduk selesai.

Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus memacu peningkatan hasil produksi pertanian, dan untuk tahun 2016 nanti Pemerintah Kabupaten Pidie juga akan terus menyelesaikan pembangunan saluran tersier di areal pertanian, agar tidak ada lagi yang membuat saluran-saluran “siluman” yang berakibat pada saling tuding dalam perebutan air persawahan penduduk.

“Inilah bentuk komitmen kita dalam menata kembali areal persawahan di Kabupaten Pidie dan menjadikan Pidie sebagai lumbung pangan Aceh di masa depan,” ujarnya.

Dikatakan, Pemerintah Daerah juga mengharapkan, dengan adanya Bendungan tersebut, selain para petani dapat dengan mudah memperoleh ketersediaan air sehingga dapat meningkatkan mutu pertanian yang akan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat, juga mampu mengatasi terjadinya luapan air Kreung Tiro dan dapat mencegah terjadinya banjir.‎

“Terimakasih kepada bapak dan ibu yang telah mengiklaskan tanahnya digunakan untuk pembangunan bendungan rukoh ini, semoga Allah SWT akan membalasnya,” ujarnya.

Kepada masyarakat Pidie, Bupati Sarjani mengingatkan agar selalu mendukung program–program pembangunan yang dilakukan, karena tanpa dukungan masyarakat kata dia, mustahil segala pembangunan yang direncanakan dapat terealisasi

 

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2017 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN