Banjir Rusak Sejumlah Fasilitas Umum Di Pidie

Sabtu, 23 September 2017 / 2 Muharram 1439 Belum ada komentar

DAMPAK banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie telah menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan kerugian material di masyarakat.

Camat Kecamatan Pidie Jafaruddin, S. Sos mengatakan, laporan sementara dari tim yang diturunkan ke lapangan terdapat sedikitnya 26 gampong terendam banjir. Gampong Tumpok Laweung, Lam Kuta, dan Gampong Lhok Keutapang sedikit parah, karena tanggul penahan sungai di gampong tersebut patah. Selain itu, satu unit jembatan di Gampong Lam Kuta juga putus total akibat banjir.banjir--660x330

 

Camat Tangse melaporkan, infrastruktur jalan sepanjang 30 meter di Gampong Blang Bungong amblas, empat unit rumah rusak, di Gampong Blangdhot, jalan mengalami longsor sepanjang 20 meter. Satu unit Surau atau Meunasah dan tiga unit rumah penduduk Gampong Ulee Gunong juga rusak akibat banjir.

Di Kecamatan Kembang Tanjong, 37 gampong terendam banjir kiriman akibat meluapnya Krueng Tiro dan telah merendam sebagian areal persawahan dan rumah penduduk. Plt Camat Kembang Tanjong Khalid, S.sos, mengatakan, banjir juga menggenangi sarana pendidikan seperti SD Jr. Mesjid, sehingga aktifitas belajar tidak berjalan dan satu unit Pustu di Meunasah Gantung juga ikut terendam air yang melewati pinggang orang dewasa dan menyebabkan pelayanan kesehatan terhenti sementara.

Dia melanjutkan, yang harus segera ditangani adalah tanggul di Gampong Meunasah Gantung, karena pusat luapan air dari tanggul tersebut telah merendam sekitar 1000 hektar lahan pertanian.

Sementara di Kecamatan Sakti, banjir paling parah dialami oleh Kemukiman Langga, saluran sejauh 165 meter hancur total dan jalan sepanjang 50 meter rusak berat.

Di Kecamatan Mila, sedikitnya 16 Gampong ikut terendam, dua unit rumah dilaporkan terbawa arus banjir, akibat tanggul Sungai Pulo Tanjong sepanjang 30 meter amblas diterjang air bah, serta tebing sungai sejauh 100 meter juga amblas. Bronjong penahan jembatan gantung rusak berat di Kecamatan Keumala dengan ketinggian air setinggi satu meter.

Di Kecamatan Kota Sigli tanggul jembatan jebol sepanjang 50 meter di Gampong Pante teungoh dan ikut merendam sejumlah rumah penduduk. Abrasi bronjong dan tebing sungai juga terjadi di Kecamatan Tiro, saluran irigasi Puloe Tambo putus sepanjang 100 meter dan telah merendam areal persawahan.

Dalam rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Pidie siang tadi, di Kecamatan Delima juga dilaporkan satu unit Jembatan Gantung rusak dan tanggul sungai sepanjang 300 meter di Gampong Keutapang Aree jebol. Puskesmas Delima di Gampong Aree juga terendam total.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah mengatakan, laporan tersebut penting dilakukan untuk ditindak lanjuti penanganannya, rapat tersebut merupakan rapat lanjutan dari rapat koordinasi SKPK pagi tadi yang dipimpin oleh Sekda Pidie.

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2017 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN