Tupoksi KPPD

Jumat, 21 Juli 2017 / 26 Syawal 1438 Belum ada komentar

QANUN KABUPATEN PIDIE
NOMOR 5 TAHUN 2008
TENTANG
SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA
LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN PIDIE
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA
BUPATI PIDIE

Menimbang   :  a.   bahwa penyusunan organisasi dan tata kerja lembaga teknis daerah dilakukan untuk menciptakan efektifitas dan efesiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan guna peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat;

  1. bahwa penyusunan organisasi dan tata kerja lembaga teknis daerah didasari pada adanya urusan pemerintahan yang perlu ditangani yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai kondisi, kekhasan dan potensi unggulan daerah;
  2. bahwa dalam rangka pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, dipandang perlu untuk dilakukan penataan kembali Susunan Organisasi dan Tatakerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Pidie; dan
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan dalam suatu Qanun.

Mengingat     : 1.   Undang-Undang Nomor 7 (drt) Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten-Kabupaten dalam lingkungan Daerah Propinsi Sumatera Utara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1092).

  1. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890).
  2. Undang–Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan      Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999  Nomor 172, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3893).
  3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389).
  4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan  Atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah  Menjadi Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548).
  5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438).
  6. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lebaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633).
  7. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pedoman Satuan Polisi Pamong Praja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4428).
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4594).
  9. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741).
  10. Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pembentukan Qanun (Lembaran Daerah Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2007 Nomor 03).

Dengan persetujuan bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KABUPATEN PIDIE

dan

BUPATI PIDIE

MEMUTUSKAN :

Menetapkan  :        QANUN KABUPATEN PIDIE TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATAKERJA LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN PIDIE.

BAB  I

KETENTUAN UMUM

Pasal  1

Dalam Qanun ini yang dimaksud dengan :

  1. Daerah adalah Daerah Kabupaten Pidie.
  2. Pemerintahan Kabupaten adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing.
  3. Pemerintah Kabupaten Pidie yang selanjutnya disebut Pemerintah Kabupaten Pidie adalah unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten yang terdiri atas Bupati dan Perangkat Daerah Kabupaten Pidie.
  4. Bupati adalah Bupati Pidie.
  5. Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten selanjutnya disebut DPRK adalah Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten  Pidie.
  6. Sekretariat Daerah yang selanjutnya disebut SETDA adalah Sekretariat Daerah Kabupaten Pidie.
  7. Sekretaris Daerah yang selanjutnya disebut SEKDA adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie.
  8. Perangkat Daerah Kabupaten adalah unsur pembantu Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten yang terdiri dari Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat, Dinas dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Pidie.
  9. Lembaga Teknis Daerah adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah yang meliputi Badan, Inspektorat, Kantor, Rumah Sakit dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  10. Unit Pelaksana Teknis Badan yang selanjutnya disebut UPTB adalah Unit Pelaksana Teknis pada Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  11. Kepala Lembaga Teknis Daerah adalah Kepala Badan, Inspektur, Kepala Kantor, Direktur dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah.
  12. Sekretaris adalah Sekretaris pada Badan dan Inspektorat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  13. Kepala Bidang adalah Kepala Bidang pada Badan dan Rumah Sakit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  14. Inspektur Pembantu adalah Inspektur Pembantu pada Inspektorat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  15. Kepala Bagian adalah Kepala Bagian pada Rumah Sakit Umum Daerah.
  16. Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  17. Kepala Sub Bagian adalah Kepala Sub Bagian pada Lembaga Teknis Daerah dan Unit Pelaksana Teknis Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  18. Kepala Sub Bidang adalah Kepala Sub Bidang pada Badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.
  19. Kepala Seksi adalah Kepala Seksi pada Rumah Sakit, Kantor dan Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.

Kelompok Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang Pegawai Negeri Sipil dalam rangka menjalankan tugas pokok, fungsi, keahlian dan/atau keterampilan untuk mencapai tujuan organisasi

 

KANTOR PEMBINAAN PENDIDIKAN DAYAH

Paragraf 1

Susunan dan Kedudukan

Pasal 82

Susunan Organisasi Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah terdiri dari:

  1. Kepala Kantor;
  2. Sub Bagian Tata Usaha;
  3. Seksi Pembinaan Manajemen;
  4. Seksi Pembinaan Kurikulum dan Santri;
  5. Seksi Peningkatan Sarana dan Prasarana Dayah;
  6. Kelompok Jabatan Fungsional.

Pasal 83

(1)          Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah adalah Perangkat Daerah sebagai unsur pendukung Pemerintah Kabupaten di bidang pembinaan pendidikan dayah; dan

(2)          Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah dipimpin oleh seorang Kepala Kantor yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui SEKDA.

Pasal 84

(1)          Sub Bagian Tata Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82,  dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor; dan

(2)          Seksi-seksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82, dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor sesuai dengan bidang tugasnya.

 

Paragraf 2

Tugas, Fungsi dan Kewenangan

Pasal 85

Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah mempunyai tugas melaksanakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan di bidang pembinaan pendidikan dayah berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Pasal 86

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana di maksud pada Pasal 85, Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah mempunyai fungsi:

  1. pengelolaan administrasi umum yang meliputi pekerjaan ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, organisasi dan ketatalaksanaan kantor;
  2. perumusan, pengkoordinasian dan pelaksanaan kebijaksanaan di bidang pengendalian dampak lingkungan sesuai dengan peraturan perundang-undangan;
  3. melakukan perumusan  kebijakan teknis   di bidang  pembinaan pendidikan dayah;
  4. penyelenggaraan pengendalian dampak lingkungan, termasuk penelitian pengujian, standardisasi dan rekomendasi perizinan;
  5. pembinaan teknis pendidikan dan pengajaran;
  6. pelaksanaan fasilitasi kesejahteraan tenaga pengajar;
  7. pelaksanaan peningkatan kualitas sumber daya santri;
  8. pelaksanaan, pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap penyelenggaraan tugas di bidang pembinaan pendidikan dayah
  9. pelaksanaan koordinasi dengan instansi dan atau lembaga terkait lainnya di bidang pembinaan pendidikan dayah; dan
  10. pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Pasal 87

Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada Pasal 86, Kantor Pembinaan Pendidikan Dayah mempunyai kewenangan :

a. mengembangkan dan mengatur berbagai jenis, jalur dan jenjang pendidikan dayah serta manambah materi muatan lokal;
b. mengembangkan dan mengatur lembaga pendidikan dayah;
c. menetapkan kebijakan tentang penerimaan santri;
d. menyediakan bantuan pengadaan kitab/buku dan modul pendidikan dayah;
e. melaksanakan pendidikan dan pelatihan dibidang pendidikan dan pengajaran dayah ;
f. melakukan inventarisasi aset dan keberadaan lembaga dayah;
g. mengalokasikan sumber daya manusia potensial di bidang pendidikan dayah.

 

Social Media Share!

    Tags:

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2017 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB . Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA MASYARAKAT PIDIE YANG ISLAMI, SEHAT, CERDAS, MAKMUR, DAMAI DAN BERMARTABAT