Gua Tujoh

Minggu, 17 Desember 2017 / 28 Rabiul Awal 1439 Belum ada komentar

Guha Tujoh


Obyek wisata ini berwujud sebuah gua batu di punggung bukit-bukit lembah Gunung Seulawah Agam. Letaknya kira-kira 28 km di sebelah barat Kota Sigli, yaitu di Kampung Cot Laweung Kecamatan Muara Tiga. Disebut Guha Tujoh, karena di dalamnya terdapat tujuh buah terowongan yang belum pernah ditelusuri kondisi dan jaraknya masing-masing. Pintu masuk gua berdiameter 0,6 m dan lebarnya 15 m. Pada setiap bagian ruangan di dalam gua dijumpai karang-karang batu yang bergantungan sebagai lampu kristal. Pada lantai gua juga dijumpai batu-batu karang berbentuk hidangan nasi ketan yang biasa disiapkan untuk upacara adat, lainnya karang yang menyerupai seekor sapi jantan yang sedang tidur, serta batu gunung yang mirip pelaminan berhiaskan berbagai kelengkapan asesorisnya.

Guha Tujoh dikunjungi masyarakat lokal maupun dari luar kawasan, dengan tujuan masing-masing. Masyarakat lokal pergi ke Guha Tujoh umumnya untuk memanen sarang burung walet. Masyarakat dari luar wilayah Kecamatan Muara Tiga berkunjung ke sana untuk tujuan tamasya dan bertapa. Banyak ceritera yang berkembang di kalangan masyarakat setempat tentang pengalaman spiritual di Guha Tujoh. Menurut mereka, seorang ulama pernah menjalankan tapa di gua tersebut. Selesai masa pertapaannya, maka terbuka baginya pintu salah satu terowongan di dalam gua itu yang menuju ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Ceritera lain, seorang gadis yang masih belia berasal dari Jawa Timur menjalani tapa di Guha Tujoh. Masyarakat sekitar tidak pernah mendapatkan informasi tentang nasib gadis itu di dalam gua, karena sampai sekarang belum pernah keluar.

Berkunjung ke Guha Tujoh, berdasarkan pengalaman mereka yang pernah ke sana, memberikan kemudahan material dan pengalaman spiritual. Dinding-dinding dalam ruangan Guha Tujoh menjadi tempat bersarang burung walet. Masyarakat lokal memanfaatkannya sebagai sumber ekonomi yang sangat mahal harganya. Pengalaman spiritual didapatkan oleh mereka yang menjalani khalwat untuk jangka waktu tertentu guna meningkatkan kedalaman ilmu kebatinan mereka. Selebih dari itu, di kalangan masyarakat sekitar gua berkembang kepercayaan bahwa Guha Tujoh menyimpan banyak misteri yang belum terungkapkan. Karena itu, siapapun yang berkunjung ke sana mereka selalu mengingatkan agar jangan lupa diri dengan niat jahat dan perbuatan yang kurang senonoh. Bahkan sikap berhura-hura pun tidak sepantasnya dilakukan di tempat itu.

Social Media Share!

    Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Pidie - Provinsi Aceh
    Copyright © 2017 BAG.TELEKOMUNIKASIL&PDE SETDAKAB PIDIE. Jl.Prof. A.Madjid Ibrahim, Kota Sigli 24151.Fax 0653-21557. Email: setda@pidiekab.go.id
    TERWUJUDNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PIDIE YANG MULIA, BERKUALITAS, SEJAHTERA, DAN MEMILIKI MASA DEPAN